Kasus Robohnya Pasar Jereweh, Polisi Tunggu Pemeriksaan Ahli Konstruksi

Taliwang (Suara NTB) – Kasus robohnya bangunan pasar Jereweh, Kecamatan Jereweh sampai dengan saat ini masih intens ditangani aparat penegak hukum. Mengingat akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia karena tertimpa bangunan pasar yang roboh.

Kapolres Sumbawa Barat kepada Suara NTB melalui Kasat Reskrim Iptu I Putu Agus Indra Permana, S.IK, Jumat, 21 Oktober 2016 mengatakan, kasus ini sampai dengan saat ini masih ditindaklanjuti pihaknya. Bahkan pihaknya juga sudah menurunkan saksi ahli konstruksi dari Universitas Mataram (Unram). Untuk mengetahui secara pasti akibat dari robohnya bangunan tersebut, apakah ada unsur kelalaian atau murni kecelakaan kerja.

Namun sampai dengan saat ini pihaknya masih belum mengantongi hasil dari ahli konstruksi tersebut. “Kita masih menunggu hasil dari pemeriksaan ahli konstruksi yang dilakukan beberapa hari lalu,” ungkapnya. Mengingat tim ahli ini juga melakukan pengecekan konstruksi bangunan yang ada di beberapa lokasi.

Disinggung mengenai hasil cek lokasi yang dilakukan pihaknya (Satreskrim), ia menyebutkan, hasil pemeriksaan sementara terhadap bangunan tersebut, sebenarnya konstruksi bangunannya sudah bagus. Jadi secara kasat mata material yang digunakan dan metode dalam pembuatannya sudah sesuai. Namun pihaknya tidak berani menyimpulkan sendiri kasus ini melainkan pihaknya tetap akan menunggu keluarnya hasil pemeriksaan dari ahli konstruksi.

“Secara kasat mata proses pembangunan pasar tersebut masih normal. Namun kita masih menunggu keputusan ahli konstruksi,” ujarnya.

Dalam penanganan kasus ini, pihaknya juga sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa orang saksi. Baik dari para pekerja yang ada di TKP maupun melakukan klarifikasi terhadap kontraktor pelaksana proyek serta pengawasnya.

Kasus robohnya bangunan ruko tersebut terjadi Sabtu (24/9). Akibat dari kejadian tersebut salah satu pekerja yang saat itu sedang melakukan pengecekan lokasi  AR (40) warga Desa Belo kecamatan Jereweh, meninggal dunia setelah tertimpa bangunan pasar yang roboh. (ils)