Kasus Revitalisasi Pasar, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Taliwang (Suara NTB) – Polres Sumbawa Barat terus menindaklanjuti dugaan tidak sesuainya spesifikasi dalam proses pembangunan revitalisasi pasar Tanah Mira. Kasus yang saat ini sudah memasuki tahap P19 tersebut, ditargetkan tuntas dalam tahun ini.

Kapolres Sumbawa Barat kepada Suara NTB melalui Kasat Reskrim Iptu I Putu Agus Indra Permana, S.IK didampingi Kanit Tipikor Aiptu Zainal Abidin, Rabu, 2 November 2016 menyebutkan, kasus ini terindikasi masalah setelah proses pembangunannya tidak sesuai dengan dengan spesifikasi dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta kekurangan lainnya. Hal tersebut berdasarkan adanya hasil keterangan dari saksi ahli teknik sipil Universitas Mataram (Unram) yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dalam penanganan kasus ini juga, pihaknya sudah mengantongi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembanguan (BPKP) perwakilan NTB dengan kerugian negara sekitar Rp. 198. 465. 682, 11. Sementara total anggaran dalam pembangunan pasar di lokasi baru tersebut sekitar Rp 900 juta.

Iklan

“Kita sudah tetapkan tiga terduga pelaku tersebut sebagai tersangka dalam kasus ini,” ungkapnya. Yakni I yang saat itu menjabat sebagai ketua, MY sebagai bendahara, dan SBB sebagai Pengawas dan pelaksana proyek. “Mudah-mudahan sebelum Desember kasus ini sudah harus tuntas,” harapnya. (ils)