Kasus Positif Jadi 1.777 Orang, 1.124 Pasien Sembuh dan 98 Meninggal

0
Perkembangan kasus Covid-19 di NTB hingga Senin, 20 Juli 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB kembali mencatat tambahan 18 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 14 pasien sembuh, dan dua meninggal dunia, Senin, 20 Juli 2020. Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi mengatakan dengan tambahan tersebut jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 1.777 orang.

Dengan rincian 1.124 orang sudah sembuh, 98 meninggal dunia, serta 555 orang masih positif dan dalam keadaan baik. Gita menjelaskan pada Senin, 20 Juli 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM R. Soedjono Selong, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 229 sampel. Dengan hasil 185 sampel negatif, 26 sampel positif ulangan, dan 18 sampel kasus baru positif Covid-19.

IKLAN

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 1760, inisial Tn. LR, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1761, inisial Tn. FS, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk ber-KTP Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1762, inisial An. MAS, perempuan, usia 3 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1761. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1763, inisial Ny. SR, perempuan, usia 38 tahun, ber-KTP Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1761. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Bima dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1764, inisial Ny. N, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1765, inisial Ny. AM, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1733. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1766, inisial Ny. N, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1767, inisial Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1768, inisial Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1769, inisial Tn. M, laki-laki, usia 43 tahun, penduduk Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1770, inisial Ny. UA, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1771, inisial Tn. AF, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1256. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1772, inisial An. IH, laki-laki, usia 16 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1773, inisial Ny. F, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1774, inisial An. ZAF, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1775, inisial An. GZA, laki-laki, usia 4 tahun, penduduk Desa Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1691. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1776, inisial Tn. MS, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Tanak Beak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Pasien nomor 1777, inisial An. HM, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Sekda NTB ini memberikan klarifikasi, terhadap pasien Covid-19 nomor 1751 yang semula diumumkan berusia 45 tahun, penduduk Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong. Bahwa pasien sesungguhnya berusia 29 tahun, penduduk Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dan dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya.

Kemudian, pasien Covid-19 nomor 1759 yang semula diumumkan penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Sedangkan 14 pasien yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Yaitu, pasien nomor 871, inisial Tn. I, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 1092, inisial Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Pasien nomor 1117, inisial Ny. HF, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 1151, inisial Tn. K, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Tembeng Putik, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1182, inisial Ny. H, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1210, inisial Tn. P, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1237, inisial Tn. MSZ, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Borok Toyang, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 1319, inisial Tn. S, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Babusalam, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.
Pasien nomor 1382, inisial Tn. MN, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1396, inisial Tn. S, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1457, inisial Tn. IAM, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Jember, Jawa Timur. Pasien nomor 1458, inisial Tn. NH, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Banyuwangi, Jawa Timur.
Pasien nomor 1527, inisial Ny. KH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1582, inisial Tn. H, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Sementara dua pasien yang meninggal yaitu pasien nomor 1776, inisial Tn. MS, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Tanak Beak,Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid. Kemudian, pasien nomor 1777, inisial An. HM, perempuan, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid. (nas)