Kasus Perusakan Pagar Proyek KEK Mandalika, Polisi Cium Keterlibatan Aktor Intelektual

Praya (Suara NTB) – Jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) telah mulai melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan pagar proyek di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di lokasi eks Hotel Lombok Baru Kuta, awal pekan kemarin. Kendati pengerusakan diduga dilakukan oleh masyarakat biasa, pihak kepolisian mencium adanya keterlibatan aktor intelektual dalam kasus tersebut.

Kepada Suara NTB, Kapolres Loteng, AKBP Kholirur Rochman, SIK., baru-baru ini mengaku kalau pihaknya sudah menerima laporan dari pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola KEK Mandalika. Pihaknya pun masih mengumpulkan keterangan dan barang bukti pendukung terkait kasus tersebut.

Iklan

“Dari laporan Polsek Kuta yang menangani kasus tersebut, kasusnya sudah ditangani,” akunya.

Dikatakannya, dari hasil penyelidikan awal perusakan diduga dilakukan oleh oknum warga. Hanya saja, oknum warga tidak melakukan perusakan atas inisiatif sendiri. Tapi ada dugaan merupakan suruhan orang lain. “Dugaan awal kita, oknum warga tersebut dimanfaatkan oleh aktor terpelajar,” ungkap Kholirur Rochman.

Ia pun mengaku sangat menyayangkan kasus tersebut sampai terjadi. Padahal sebagai negara hukum, masyarakat bisa menempuh proses hukum. Misalnya dengan melakukan gugatan perdata ke pengadilan. Jika kemudian merasa punya hak atas lahan di kawasan tersebut dan tidak melakukan tindakan-tindakan melawan hukum. Apalagi dengan memanfaatkan masyarakat awam yang tidak tahu apa-apa.

“Kasihan masyarakat yang tidak tahu apa-apa justru dimanfaatkan untuk melakukan tindakan melawan hukum,” ujarnya. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here