Kasus Melonjak, Kegiatan Bakal Diperketat

H. Hasan Basri.(Suara NTB/dok)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kasus covid-19 di  Kabupaten Sumbawa terus mengalami peningkatan. Bahkan baru-baru ini terjadi ledakan kasus. Seperti rilis pada Sabtu, 31 Juli 2021, tambahan kasus positif mencapai 132. Atas kondisi ini Pemkab Sumbawa melakukan pertemuan bersama bersama unsur forkopimda untuk lebih mempertegas surat edaran sebelumnya terkait pelaksanaan kegiatan di tengah masyarakat.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, M.M membenarkan hal tersebut. Disebutkannya, banyaknya tambahan angka positif seperti rilis pada Sabtu lalu lantaran terjadinya keterlambatan input. Input tersebut melalui aplikasi New All Record atau NAR. “Input kan pakai aplikasi NAR namanya. Yang input adalah dari LGS (Laboratorium Genetik Sumbawa) yang di Labuhan. Dia ada kendala, sehingga ada beberapa hari nda sempat diinput. Sehingga tadi malam itu diinput yang beberapa hari sebelumnya. Sehingga terlihat lebih banyak. Itu kan ada yang diswab tanggal 11 Juli. Ada yang diswab tanggal 12, ada tanggal 13 juga. Makanya tadi malam kita rapat di Kantor Bupati membahas itu. Ternyata memang ada beberapa hari yang lalu dia nda sempat menginput. Sehingga kemarin baru diinput sekaligus,” ujarnya saat dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 1 Agustus 2021.

Iklan

Diakui Sekda, sekarang ini terjadi peningkatan kasus positif covid-19. Atas kondisi ini, pihaknya kemudian melakukan rapat pertemuan dengan swjumlah pihak terkait. “Memang harus kita akui sekarang ada peningkatan kasus. Menindaklanjuti meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid di Sumbawa, tadi malam sudah diadakan rapat dengan forkopimda, dinas dan sebagainya,” terangnya.

Dari hasil pertemuan, disepakati pelaksanaan kegiatan di masyarakat akan lebih ketat. Seperti kegiatan pernikahan, khitanan, aqiqah dan kegiatan sejenis lainnya hanya diperbolehkan melaksanakan kegiatan inti dengan jumlah yang diundang terbatas. Sedangkan untuk pelaksanaan resepsi tidak lagi diperbolehkan. Begitupula kegiatan lainnya harus mengikuti ketentuan  jumlah peserta yang dipersyaratkan. Dalam hal ini akan dipertegas kembali melalui instruksi Bupati yang akan disampaikan kepada semua pihak. Nantinya juga akan ada tim yang melakukan penertiban.  “Tadi malam kita sepakat semua, hanya boleh kegiatan inti saja. Yang lain gak boleh ada. Misalnya nikah boleh ada, tetapi nggak ada resepsinya. Boleh ada sunat, tetapi nda boleh ada acara lain. Karena memang terjadi peningkatan kasus. Kemarin sudah dipertegas, hanya kegiatan inti. Nanti dipertegas lagi. Besok pagi ada keluar surat instruksi Bupati mempertegas hasil keputusan rapat tadi malam,” jelas Sekda.

Terkait kasus covid-19, update 1 Agustus 2021, total yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.421. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.032 dinyatakan sembuh, 106 meninggal dunia, dan 283 yang masih positif.  Pihaknya pun terus mengimbau semua pihak untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebagai upaya memutus penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumbawa. “Perlu kedisiplinan semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional