Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Dompu

Mataram (suarantb.com) – Jumlah kasus kekerasan anak dan perempuan di NTB cukup tinggi. Menurut Koordinator Divisi Hukum dan Advokasi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Joko Jumadi menyebutkan data kasus kekerasan anak hingga Oktober ini mencapai 381 kasus dan kasus tertinggi terjadi di Dompu.

Demikian disampaikan dalam Seminar perlindungan Sosial Korban Tindak Kekerasan di Hotel Aston Inn Rabu, 19 Oktober 2016.

Iklan

“Untuk kasus kekerasan anak dan perempuan di NTB, Dompu paling tinggi. Sampai ini data kasus kekerasan terhadap anak yang kita dapat 381 kasus. Itu belum masuk data yang dari Sumbawa Besar dan Dompu,” jelasnya.

Pada 2015, jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masuk berjumlah 1.237 kasus. Setengahnya berasal dari Kabupaten Dompu. Untuk tahun ini, Joko memperkirakan jumlahnya akan terus meningkat.

“Tapi memang kasus kekerasan terhadap perempuan lebih banyak dari anak terutama di Dompu. Angka 381 itu bisa setengahnya terjadi di Dompu,” sebutnya.

Disinggung mengenai faktor penyebab tingginya kasus kekerasan di Dompu, Joko menyebutkan faktor gaya hidup dan adanya sesuatu yang hilang dari kehidupan masyarakat di sana.

“Faktor soal gaya hidup dan ada sesuatu yang hilang disana. Mungkin soal kearifan lokal,” terangnya.

Untuk mengurangi kasus kekerasan ini, Joko hanya bisa menyarankan pemerintah dan SKPD terkait untuk bersinergi mengatasi kasus kekerasan pada anak dan perempuan.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin yang hadir dalam acara seminar tersebut juga menyebutkan banyak faktor penyebab terjadinya kekerasan tersebut. Di antaranya faktor ekonomi dan sikap individualisme masyarakat.

Selain kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, para TKW yang berasal dari NTB juga banyak yang mengalami kekerasan selama bekerja.

Menurut data Dinas Sosial, Kependudukan, dan Catatan Sipil NTB, selama 2016 ada delapan orang TKW asal NTB yang meninggal di luar negeri. Baik karena mengalami kekerasan, maupun karena terjerat hukum. (ros)