Kasus KEK Mandalika, Tim Khusus Aktif Komunikasi dengan Warga

Mataram (suarantb.com) – Kemelut lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika hingga hari ini belum juga menemukan jalan keluar. Sekda NTB, H. Rosiady Sayuti, mengaku tim khusus yang dibentuk tengah  aktif melakukan pertemuan dengan warga.

“Pertemuan tetap dilakukan, tim juga aktif dalam melakukan persuasi. Pak Kapolda turun, Pak Danrem turun, saya juga nanti akan turun,” ujarnya ditemui di Kantor Gubernur NTB, Jumat, 2 Desember 2016.

Iklan

Rosiady mengharapkan masyarakat bisa menerima penawaran yang diberikan pemerintah tersebut. Karena nominal yang akan diberikan telah dikalkulasikan dengan baik.

“Masyarakat dimohon bisa menerima tawaran pemerintah. Ini sudah dikalkulasikan dengan sangat baik. Ini kan juga demi lancarnya pembangunan pariwisata di daerah kita,” katanya.

Jika pembangunan KEK Mandalika bisa terlaksana dengan lancar, Rosiady menyebutkan akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar kawasan tersebut.

“Akan berdampak positif bagi anak-anak kita, bagi tenaga kerja kita dan kesejahteraan masyarakat. Khususnya yang ada di daerah lingkar wisata itu,” sebutnya.

Namun, Rosiady menyatakan jika masih ada masyarakat yang belum menerima dipersilakan menempuh jalur hukum. “Tapi posisi masyarakat kan sangat lemah. Karena lahan itu sudah punya badan hukum, punya Hak Guna Usaha (HGU) atas milik pemerintah,” terangnya.

Kasus lahan KEK Mandalika ini memang ditargetkan selesai akhir bulan lalu. Namun, hingga hari ini masih ada masyarakat yang menolak menerima uang ganti rugi yang diberikan pemerintah sejumlah Rp 4,5 juta. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here