Kasus Kebakaran di Lobar Menurun Drastis

Tim Damkar Lobar menangani kasus kejadian kebakaran beberapa waktu lalu. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Kasus kebakaran di Lombok Barat (Lobar) menurun drastis hingga 50 persen tahun 2020 lalu. Penurunan kasus Kebakaran ini dipicu kesadaran warga yang mulai meningkat soal pentingnya mencegah kebakaran. Di samping itu, setiap kejadian Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat responsif melakukan penanganan, sehingga kasus kebakaran yang menimpa tidak bisa diminimalisir baik kerugian secara materil maupun korban jiwa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Lobar Sahlan mengatakan tahun lalu jumlah kasus kebakaran mencapai 47 kasus. Dibanding tahun sebelumnya mencapai 85 kasus. “Jumlah kasus kebakaran tahun 2020 47 Kejadian. Kalau tahun sebelumnya 85 kasus, jadi menurun drastis hingga 50 persen,” jelasnya, Jumat, 22 Januari 2021.

Iklan

 Sedangkan jumlah kasus kebakaran di awal tahun ini tercatat baru sekali di daerah Kediri. Menurunnya kasus kebakaran ini, karena kesadaran masyarakat yang sudah meningkat, sehingga ia berharap menuju nol kejadian. Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi tentang bagaimana mengantisipasi kebakaran, karena kebanyakan kejadian akibat kelalaian.

Kesadaran masyarakat soal pentingnya cepat memberikan informasi ke Damkar soal kejadian kebakaran, menurut dia, sudah meningkat. Hanya saja, warga minim menyimpan nomor darurat Damkar. Pihaknya pun sudah menginformasikan nomor melalui media sosial. Ke depan pihaknya juga menempel nomor Damkar di kantor-kantor desa dan kecamatan. Sedangkan dari respons pihaknya terhadap informasi warga, pihaknya tetap respons selama 1×24 jam, petugas tidak tidur. “Kapan pun ada info kejadian, langsung kita jalan. Tidak ada istilah tunggu komando. Sambil jalan kita saling-saling info ke pimpinan,” jelasnya. (her)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional