Kasus DBD di Sumbawa Perlu Ditangani secara Serius

Ilustrasi Nyamuk DBD (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Sumbawa perlu ditangani secara serius. Mengingat hingga Mei 2020 tercatat sebanyak 244 kasus DBD di Kabupaten Sumbawa. Persoalan ini juga sudah dibahas dalam pertemuan DPRD Sumbawa bersama sejumlah pihak terkait belum lama ini.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., mengakui adanya pertemuan membahas tingginya angka DBD di Kabupaten Sumbawa, khususnya di wilayah timur. Oleh karena itu, persoalan itu harus ditangani secara serius, terutama di tingkat Puskesmas. “Pemerintah daerah harus lebih serius melakukan penanganan DBD terutama di tingkat Puskesmas,” tegas Nanang.

Iklan

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Irwandi menambahkan harus ada perhatian khusus dalam penanganan DBD. Terutama di Kecamatan Empang yang angka kasusnya paling tinggi. Pihaknya berharap dinas terkait tidak mengabaikan DBD meskipun tengah fokus melakukan penanganan Covid-19. Apalagi DBD rutin terjadi setiap tahun. Dinas terkait juga diharapkan dapat memberikan fasilitas kesehatan untuk penanganan DBD di kecamatan. “Harapan saya sebagai anggota Komisi IV kepada dinas terkait untuk menganggarkan dan memberikan perhatian khusus terkait persoalan DBD ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid P2PL, Agung Riyadi mengakui kasus DBD serta kasus lainnya tetap menjadi perhatian meskipun dalam kondisi Covid-19. Karena tim juga tetap bekerja di lapangan. Dalam mengantisipasi terjadinya kasus, pihaknya mengajak masyarakat untuk membantu petugas kesehatan. Dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara Menguras, Mengubur, dan Menutup (3M).

“Walaupun kita di tengah pandemi Covid-19, kami tidak mengabaikan kasus DBD. Bahkan rabies juga masih kami perhatikan. Tim tetap bekerja. cuma konsentrasi yang tinggi di kasus Covid-19,” jelasnya. (ind)

  Agustus, 19.232 Kasus Diare Terjadi di NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here