Kasus Covid-19 Turun, Sumbawa Capai PPKM Level 1

Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany.(Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) terus melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan penyebaran covid-19. Dari upaya yang telah dilakukan, kini Sumbawa sudah berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan, keberhasilan Sumbawa mendapatkan status PPKM level 1 ini dimungkinkan karena jumlah yang terkonfirmasi positif sudah menurun. Selain itu, juga sudah tidak ada pasien covid yang dirawat di rumah sakit. Hal ini berkat kerja sama semua pihak dalam rangka mengendalikan penyebaran covid-19. “Jadi kita sekarang sudah berstatus PPKM level 1,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 12 Oktober 2021.

Iklan

Meskipun sudah berstatus PPKM Level 1, Bupati berharap kepada semua pihak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihaknya juga akan terus mempercepat vaksinasi untuk mengejar herd imunity. “Pandemi ini masih mengintai kita. Sehingga kita harus tetap menerapkan prokes dan mempercepat vaksinasi. Kita akan terus berupaya supaya bisa menekan penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumbawa,” terangnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd menambahkan, turunnya status menjadi PPKM level 1 ini, diantaranya karena capaian vaksinasi yang dilakukan. Kemudian sudah tidak ada lagi pasien covid yang dirawat di rumah sakit dan lain sebagainya. Atas kondisi ini, semua pihak diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga penyebaran covid-19 di Sumbawa bisa ditekan.

“Kita berterima kasih kepada masyarakat Sumbawa yang tetap menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksin. Alhamdulillah landai lah (covid-19, red). Sehingga kita termasuk dalam kategori PPKM level 1. Tetapi tidak boleh kendor, tetap disiplin terapkan prokes,” pungkasnya. (ind)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional