Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Masyarakat Jangan Kendor Jalankan Prokes

Aparat gabungan mendatangi warung dan kafe tempat tongkrongan saat patroli PPKM di wilayah Kota Praya, Rabu malam kemarin.(Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) secara intens terus menggelar patroli PPKM hingga tingkat desa, semenjak kebijakan PPKM skala mikro diberlakukan dua pekan lalu di tengah terus meningkatkan jumlah kasus Covid-19 di daerah ini. Kendati Loteng tidak masuk sebagai daerah yang terkena kebijakan PPKM level 4 oleh pemerintah pusat, namun pembatasan aktivitas masyarakat secara masif di daerah ini tetap dilakukan.

Demikian disampaikan Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., Kamis, 22 Juli 2021. Menurutnya, di tengah kondisi peningkatan kasus Covid-19 yang cukup tinggi seperti sekarang ini masyarakat tidak boleh lengah, apalagi kendor dalam menjalankan protokol Covid-19. Karena itulah salah satu cara dalam melawan dan menekan potensi penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Iklan

“Kita pun sebagai aparat tidak akan menyerah. Melalui patroli ini, kita akan terus mengimbau masyarakat, mensosialisasikan aturan-aturan yang sudah ditetapkan pemerintah untuk dapat dilaksanakan. Tujuannya adalah untuk mengendalikan daripada penyebaran Covid-19 di daerah ini,” terangnya.

Loteng memang tidak masuk daerah yang menerapkan kebijakan PPKM level 4. Hanya Kota Mataram saja. Namun Loteng tetap harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini. Mengingat status Loteng sebagai penyangga Kota Mataram, jadi tidak ada salahnya untuk tetap melakukan langkah antisipasi.

Sementara itu, pada Rabu, 21 Juli 2021, aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Loteng, kembali mendatangi pusat-pusat keramaian yang ada di wilayah Kota Praya. Untuk memastikan penerapakan pembatasan aktivitas masyarakat masih berjalan. Dengan sasaran masyarakat umum dan pedagang yang masih melakukan aktivitas hingga pukul 21.00 wita. Mulai dari pusat pertokoan, kawasan Masjid Agung Loteng hingga taman Tonjeng Beru.

“Kegiatan ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Loteng,” sebut Kasat Resnarkoba Polres Loteng, Iptu Hizkia Siagian. Untuk itu, dukungan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam bersama-sama melawan penyebaran Covid-19 di Loteng. Supaya pandemi Covid-19 yang sudah lebih dari setahun melanda wilayah Loteng bisa segera berakhir. Dan, masyarakat bisa hidup normal kembali. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional