Kasus Covid-19 Menurun, Pasien Ruang Isolasi RSUD Praya Kosong

Personel Polsek Jonggat menggelar patroli penegakan protokol Covid-19, kendati kasus Covid-19 di Loteng sudah jauh menurun. Bahkan, saat ini pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD Praya, sudah kosong. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus menurun. Bahkan, ruang isolasi Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya terhitung sejak Jumat, 8 Oktober 2021, sudah kosong. Setelah pasien terakhir Covid-19 yang dirawat di ruangan isolasi sudah diperbolehkan pulang, Kamis, 7 Oktober 2021.

Kendati demikian, ruang isolasi Covid-19 RSUD Praya tetap akan dioperasikan untuk mengantisipasi adanya pasien Covid-19 yang baru nantinya. “Tapi paling tidak dengan sudah dipulangkannya pasien Covid-19 terakhir kemarin, para tenaga kerja (nakes) yang ditugaskan di ruang isolasi RSUD Praya sekarang bisa sedikit lebih tenang dan santai. Tapi tetap siaga,” ujar Humas Satgas Covid-19 RSUD Praya, dr. Yudha Permana, kepada Suara NTB, Jumat, 8 Oktober 2021.

Iklan

Ia menjelaskan, meski pasien Covid-19 sekarang sudah kosong petugas kesehatan tetap disiagakan. Jadwal piket petugas kesehatan juga tetap dijalankan, karena pada dasarnya ruang isolasi perawatan pasien Covid-19 RSUD Praya masih beroperasi.

Zero case belum tentu Covid selesai. Paling tidak ini momentum yang baik bahwa kita berhasil dan lebih siap ke depannya. Dan, tentunya kita tidak berharap pasien Covid-19 kembali melonjak dan semoga saja kasus Covid-19 segera berlalu. Yang jelas kita tetap siaga dan waspada,” imbuhnya.

Yudha mengatakan, kapasitas ruang isolasi Covid-19 RSUD Praya sebanyak 96 tempat tidur. Dengan terus menurunya kasus Covid-19 di Loteng, kemungkinan kapasitas ruang isolasi akan dikurangi hampir setengahnya. Di mana nantinya ruang isolasi yang sebelumnya merupakan ruang perawatan kelas I misalnya, akan dikembalikan sebagai ruang perawat kelas I.

Namun untuk saat ini pihaknya tetap siaga dan berjaga-jaga, sampai seminggu ke depan. Jangan sampai ketika terjadi lonjakan kasus, justru pihaknya tidak siap. “Meski pasien Covid-19 sekarang sudah kosong, kita tidak boleh lengah. Kita semua tetap harus waspada,” tandasnya.

Patroli Prokes

Meski kasus Covid-19 belakangan cenderung menurun, pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) tetap dilakukan jajaran Polres Loteng. Seperti yang dilakukan, anggota Polsek Jonggat, patroli penegakan protokol Covid-19 tetap digelar secara intens hampir setiap malam. Dengan menyasar pusat-pusat keramaian dan tempat tongkrongan yang ada di wilayah Kecamatan Jonggat.

“Selain untuk mengawasi penerapan protokol Covid-19, patroli ini juga bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dari potensi gangguan keamanan,” sebut Kapolsek Pringgarata, Iptu Derpin Hutabarat, secara terpisah.

Ia menegaskan, kalau pandemi Covid-19 masih berlangsung, sehingga penting untuk terus mengingarkan masyarakat supaya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan mengurangi keramaian dan kegiatan-kegiatan yang kurang perlu. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional