Kasus Covid-19 di Mataram Terus Meningkat

Infografis

Mataram (Suara NTB) – Kasus pasien terpapar Coronavirus Disease atau Covid-19 di Kota Mataram terus meningkat. Tren peningkatan di antaranya 54 persen dari tenaga kesehatan (nakes) terpapar. Klaster baru masih sulit terdeteksi.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suandiasa membenarkan bahwa tren peningkatan kasus Covid-19 meningkat signifikan. Persentase peningkatan yakni 54 persen terpapar adalah tenaga medis. Hal ini menjadi persoalan dan menjadi perhatian tim gugus tugas. Klaster tempat kerja atau klaster baru menjadi catatan penting. Iya, memang ada tren peningkatan signifikan beberapa hari ini, kata Nyoman dikonfirmasi, Senin, 1 Juni 2020.

Iklan

Tertularnya tenaga medis tidak bisa digeneralisir. Mereka tidak semua bersentuhan atau kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sebagai salah satu contoh di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram. Pejabat strukturalnya justru terpapar.

Tim menelusuri riwayat kontak erat dan diketahui yang bersangkutan masih melakukan salat tarawih. Hal serupa juga terjadi terhadap tenaga kesehatan di RSUD NTB. Bersangkutan tidak pernah kontak erat, tetapi memiliki keluarga yang baru pulang dari daerah pandemi.

Jadi tidak bisa digeneralisir nakes yang terkena kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Saya ada datanya kalau soal itu. Mereka tidak terpapar di tempat kerja, jelasnya.

Nyoman menegaskan, tim gugus tugas sangat cepat mendeteksi tiga klaster besar. Yakni, klaster Gowa, Bogor dan Sukabumi. Berbeda dengan transmisi lokal sulit terdeteksi. Klaster lokal sampai saat ini sulit dideteksi, pungkasnya.

Pencegahan penularan virus Corona adalah dengan disiplin menerapkan protokol Covid-19. Ditegaskan, tenaga kesehatan terpapar bekerja sesuai dengan standar protokol. Mereka menggunakan alat pelindung diri dan lain sebagainya. APD secara tepat dan konsisten dikenakan saat menangani pasien. Bukan karena keteledoran, jawabnya.

  Tim Konsultan Investasi Segera Dibentuk

Tercata 23 nakes di Kota Mataram terpapar Covid-19. Mereka sudah menjalani isolasi di Wisma Nusantara dan Asrama Haji.Terkonfirmasi 240 kasus Covid-19 di Kota Mataram. Dengan rincian,128 pasien masih dalam perawatan, 105 pasien dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia. Sementara itu, 237 pasien dalam pengawasan, 39 orang dalam pemantauan. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here