Kasus BOS SDN 2 Bayan, Dalami Peran Penanggung Jawab Anggaran

Feri Jaya Satriansyah. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polres Lombok Utara mendalami peran saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi dana BOS SDN 2 Bayan, Lombok Utara tahun 2017-2018. Diantaranya mengenai pelaku utama dan yang ikut terlibat.

Diantaranya sebagai penangungjawab dana BOS, kepala sekolah dan bendahara.  “Kan ada macem-macem, ada yang melakukan, ada yang membantu melakukan,” ujarnya, Rabu, 20 Januari 2021 di Mataram.

Iklan

Namun penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Penyidik masih menunggu hasil audit kerugian negara dari BPKP Perwakilan NTB. “Nanti kalau sudah gelar perkara baru penetapan tersangka,” kata Feri.

Dia menjelaskan, sampai kini pihaknya belum menerima hasil audit. Sementara hasil penghitungan awal kerugian negara lebih dari Rp100 juta. “Tapi kita tunggu dokumennya (hasil audit),” sebutnya.

Dalam penanganan kasus korupsi, unsur kerugian negara melengkapi unsur perbuatan melawan hukum. Sehingga hasil audit wajib dikantongi penyidik. Serta audit tersebut menyatakan timbulnya kerugian negara.

Kasus dugaan korupsi dana BOS pada SDN 2 Bayan, Lombok Utara tahun 2017-2018 sudah ditangani di tahap penyidikan. Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Lombo Utara menemukan indikasi laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran diduga sebagian direkayasa.

Manipulasi laporan pertanggungjawaban itu untuk menutupi penggunaan. Pengelolaan dana BOS diduga tidak sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dana BOS.

Modus korupsinya antara lain pemalsuan dokumen pembayaran, nota pembayaran fiktif, dan menaikkan harga item pembelian barang. Penyidik sebelumnya menghitung kerugian negara di atas Rp100 juta.

Item anggaran yang dibidik penyidik yakni dana BOS tahun 2017 dan 2018. Total anggaran yang dikelola selama dua tahun anggaran sekitar Rp330 juta.

Setiap tahun SDN 2 Bayan menerima dana BOS per triwulan. Antara lain untuk tahun 2018, triwulan pertama Rp33,2 juta, triwulan dua Rp66,5 juta, triwulan tiga 33,2 juta, dan triwulan empat 35,4 juta. (why)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional