Kasus Baiq Nuril, Polda Periksa Ahli Pidana

I Komang Suartana (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Setelah memeriksa terlapor H. M, penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB melanjutkan ke pemeriksaan ahli. Pada Rabu, 28 November 2018, ahli pidana dari Fakultas Hukum (FH) Universitas Mataram (Unram) dimintai keterangan.

Menurut Kabid Humas Polda NTB, AKBP I Komang Suartana, SH.,SIK, penyidik butuh ahli untuk menguatkan dalil laporan pelapor  BaiqNuril Maknum (26), apakah dapat memenuhi unsur pidana atau tidak. ‘’Kebutuhan penyidik untuk menguatkan ke arah pembuktian saja. Soal hasilnya bagaimana, itu nanti penyidik yang tahu,’’ kata Komang Suartana kepada Suara NTB.

Iklan

Ahli pidana juga diperiksa untuk terus mendalami laporan Nuril soal konten pencabulan verbal yang diduga dilakukan H.M terhadap Nuril sebagai pelapor. Setelah pemeriksaan itu, akan dikaji dan disinkrongkan dengan materi laporan. ‘’Apakah memenuhi unsur pidana atau tidak, nanti belum ada kesimpulan,’’ jelasnya.

Selasa malam lalu, H.M sebagai terlapor untuk pertama kalinya diperiksa penyidik. Pemeriksaan berlangsung  mulai pukul 11.00 Wita, hingga pukul 22.00 Wita. Mantan Kepsek SMAN 7 Mataram ini tampak kelelahan usai diperiksa. Saat dikonfirmasi wartawan, Kabid Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Mataram ini enggan berkomentar.

‘’Saya tidak membantah apapun yang dikatakan itu. Saya tidak mau berkomentar apapun,’’ jawab M singkat.

Selama pemeriksaan itu ia didampingi kuasa hukumnya, Karmal Maksudi, SH. Pernyataan Karmal juga singkat, intinya membantah tuduhan Nuril kepada kliennya. Menurutnya tidak ada pelecehan secara verbal. ‘’Kami tidak mengenal pelecehan verbal,’’ jawabnya singkat.

Dikonfirmasi lagi soal pemeriksaan M tersebut, Kabid Humas belum bisa menjelaskan detail. Ia juga belum dapat gambaran dari penyidik. “Saya belum dapat laporan dari penyidik. Tapi intinya pemeriksaan M ini belum bisa jadi kesimpulan kelanjutan kasus ini,” jelasnya. (ars)