Kasus 3C Jadi Atensi Kepolisian Mataram

Mataram (suarantb.com) – Kasus pencurian berat (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan pencurian disertai kekerasan (Curas) atau yang kerap disingkat 3C menjadi atensi Pihak Kepolisian di Wilayah Mataram. Guna meminimalisir kasus tersebut, Polres Mataram beserta jajaran masing-masing Polsek menggelar video konferensi (vikon) bersama Kapolda NTB di Mapolres Mataram, Selasa, 23 Agustus 2016.

Kapolres Mataram, AKBP Heri Prihanto, mengatakan setiap minggunya Polres Mataram melakukan rapat bersama jajaran membahas tren peningkatan kejahatan 3C. Hal tersebut dengan melakukan evaluasi dan analisis terkait langkah yang akan diambil dalam menekan kasus 3C tersebut.

“Untuk menargetkan masalah gangguan Kamtibmas, maka kita setiap minggunya melakukan evaluasi dan analisa kenaikan tren kejahatan yang ada di NTB, dan langsung diambil alih oleh Kapolda NTB,” ujar Heri seusai menggelar vikon siang tadi.

Tindakan pencegahan maupun penindakan akan dilakukan Pihak Kepolisian terhadap kasus 3C. Heri mengatakan akan menempatkan Anggota Polisi berpakaian preman di titik-titik yang dinilai rawan kejahatan. Begitu juga pengamanan pada perumahan dan pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Mataram.

“Kasus 3C menjadi atensi semua Kepolisian yang ada di NTB, maka kita kedepankan fungsi preventif dan represif. Dalam arti, kita tempatkan anggota-anggota di tempat rawan, maka kita petakan, kita datakan, kita analisa jam-jam rawan, sehingga kita kerahkan patroli. Begitu juga di perumahan atau di pusat perbelanjaan,” Jelasnya.

Heri tidak menyebutkan secara spesifik kenaikan dan penurunan kasus 3C, namun tetap berupaya semaksimal mungkin melakukan pencegahan dan penindakan guna melindungi masyarkat dari kejahatan 3C. (szr)