Kasat Pol PP Bima Resmi Tersangka

Bima (Suara NTB) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima menetapkan Kasat Pol PP Kabupaten Bima, ED sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan APBD tahun 2014. Demikian Kasi Pidsus Kejari Raba Bima, Yoga Sumana, SH, menjawab Suara NTB, Jumat, 2 Desember 2016.

Menurut Yoga, pihaknya mengenakan Pasal 2 pasal 3 UU Tipikor pada yang bersangkutan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara  minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun serta denda paling sedikit Rp 200 juta.

Iklan

Dia menjelaskan, penetapan tersangka pada oknum itu, setelah melalui tahapan pemeriksaan sejak kasus tersebut bergulir tahun 2014 silam. Mulai dari keterangan saksi hingga ada kerugian negara.

“Dalam kegiatannya oknum ini yang bertanggungjawab sebagai kuasa penggunaan anggaran,” katanya.

Dia mengatakan, kasus itu dilaporkan masyarakat. Dalam laporannya, kegiatan dalam pagu APBD, beberapa item kegiatan diduga disalahgunakan. Setelah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan, rupanya ditemukan seluruh item kegiatan disalahgunakan. “Kerugian negara hampir Rp 400 juta, berdasarkan rilis BPK Perwakilan  NTB tahun 2016,” tuturnya.

Dia menjelaskan, meski status oknum tersebut menjadi tersangka, namun Kejari setempat tidak melakukan penahanan. Karena  yang bersangkutan bersikap kooperatif dan mampu memenuhi panggilan penyidik.

Lebih jauh Yoga menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih merampungkan seluruh dokumen pemberkasan, supaya segera dilimpahkan ke Pengadilan dan bisa dilakukan persidangan.

“Tahap dua akan disegerakan. Kemungkinan beberapa minggu kedepan sudah mulai dilimpahkan,” jelasnya.

Dia menegaskan dalam kasus tersebut, pihaknya baru menetapkan satu tersangka. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain. pihaknya terus melakukan pengembangan. (uki)

  Tersangka Pembunuh Ayah Mertua Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here