Kapolres Ingatkan Warga KSB Jangan Terprovokasi

Taliwang (Suara NTB) – Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.IK mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi. Apalagi jelang adanya seruan aksi bela Islam secara serentak pada tanggal 25 November mendatang. Namun pihaknya tetap berharap kepada masyarakat yang akan melakukan aksi untuk tetap mempercayakan kasus ini (dugaan penistaan agama) kepada aparat penegak hukum) serta tidak terprovokasi dengan isu yang tidak jelas.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk tetap mempercayakan proses ini kepada aparat penegak hukum dan sabar menunggu proses ini berjalan. Kalaupun nantinya ada aksi, kami berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan aksi-aksi anarkis. Sehingga nantinya kondusivitas daerah ini akan terganggu,” ujar Kapolres kepada Suara NTB, Selasa, 22 November 2016.

Menurut Kapolres, sah-sah saja ketika ada orang yang nantinya akan melakukan aksi. Bahkan dalam proses penyampaian aspirasi ini juga sudah diatur didalam UU. Tetapi di dalam melakukan aksi, diharapkan kepada masyarakat untuk tetap dalam koridor. Artinya tetap menjaga kondusivitas daerah serta tidak melakukan aksi-aksi yang nantinya akan merugikan banyak pihak.

“Sampaikan aspirasi tersebut secara aman, damai dan tertib. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diminimalisir,” ungkapnya. (ils)