Kapolda NTB: Teror Jakarta Tak Pengaruhi NTB

Mataram (suarantb.com) – Teror berupa meledaknya dua bom panci di kawasan Kampung Melayu, Jakarta tengah menjadi perhatian. Bahkan, hari ini muncul tagar #BersamaMelawanTeroris di sosial media Twitter.

Menanggapi kasus yang menewaskan tiga anggota polisi, Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli menyatakan tidak perlu ada kekhawatiran. Ia memastikan pemboman di Ibukota tidak berpengaruh di NTB.

Iklan

“Ndak ada pengaruhnya, buktinya saya ini masih jalan-jalan, masyarakat masih melakukan aktivitas ekonomi, yang dagang tetap dagang, yang bertani tetap bertani,” ujarnya di hadapan awak media, Jumat, 26 Mei 2017.

Terkait dugaan keterlibatan warga NTB dalam kasus teror tersebut, Firli menyebutkan hingga saat ini belum ada bukti. Meski ia tidak menampik ada beberapa warga NTB yang terlibat dalam aksi-aksi teror, seperti di Poso Sulteng.

“Tetapi kita terus melakukan upaya supaya mereka tidak melakukan aksi. Kita bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk berikan penyadaran pada mereka, perjuangan mereka tidak akan pernah berhasil karena memang tidak sesuai dengan ajaran agama. Ajaran agama kan tidak boleh membunuh orang, menembak orang, meledakkan bom,” jelasnya.

Untuk pencegahan, Firli menyatakan Polda NTB beserta jajaran selalu bersiap. Salah satunya mengedepankan kerja sama dengan lima pilar yang ada di masyarakat. Yaitu kepala desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam rangka menanggulangi ancaman teror. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here