Kapal Tongkang Solusi Masalah Sampah di Trawangan

Mataram (suarantb.com) – Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Moh Faozal menyatakan kapal tongkang merupakan solusi konkret penanganan sampah di Gili Trawangan. “Solusinya yang paling konkret kita hadirkan kapal tongkang. Tapi itu kan butuh anggaran, mudah-mudahan tahun ini di APBDP dana bantuan keuangan itu bisa kita bicarakan, untuk memberikan bantuan pengadaan satu kapal tongkang,” jelasnya Rabu, 3 Mei 2017.

Kapal tongkang ini nantinya untuk evakuasi sampah Trawangan menuju daratan. Menurutnya tidak memungkinkan dibangunnya TPA di lahan terbatas Trawangan. Meski telah ada lahan seluas 30 are yang dihibahkan untuk TPA.

Iklan

“Kalau mau dibuat TPA di sana ndak akan cepat selesai. Kalau dibawa ke daratan masih lebih bisa diselesaikanlah. Lahan di Tanjung itu masih luas, bisa dipakailah,” lontarnya.

Menurut Faozal estimasi sampah yang dihasilkan di Trawangan tiap harinya mencapai 10 ton. Kalau kapal tongkang bisa mengevakuasi sekitar lima sampai enam ton tiap hari, maka setengah masalah bisa diatasi.

“Berarti kita sudah menyelesaikan setengah dari masalah itu. Tinggal nanti kita edukasi pembuangan sampah termasuk dengan pelaku industri,” tambahnya.

Rencana pengadaan kapal tongkang telah dibicarakan dengan Bupati Lombok Utara dan telah disepakati bersama. Tinggal menunggu pengadaan anggaran pembelian kapal yang diperkirakan seharga Rp 10 miliar yang diusahakan dari dana bantuan keuangan APBDP 2017.

Jika nanti telah terbeli, Faozal menyatakan operasional akan menjadi tugas Pemda KLU. “Kita serahkan ke KLU, ada Dinas Jebersihan. Mereka juga income-nya dari situ. Jangan ke kita lagilah,” tandasnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here