Kapal Tanker Pengangkut BBM Non Subsidi Siap Dibongkar

Selong (Suara NTB) – Kapal tanker pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar non subsidi akhirnya dibongkar. Pembongkaran muatan kapal yang membawa sekitar 250.000 ton minyak non subsidi itu dilakukan setelah ada lampu hijau dari Lanal Mataram pada PT. Soraya Inti Gemilang Jakarta selaku pemiliki barang.

Wakil Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, menjelaskan, lamanya proses pembongkaran BBM jenis solar itu, karena pihak dari PT. Soraya Inti Gemilang yang bekerjasama dengan PD. Agro Selaparang Lotim harus melakukan pendataan terhadap kebutuhan masing-masing pelanggannya. Termasuk masuk kapal pengangkut cangkang sawit yang didahulukan untuk dibongkar. “Pembongkaran kemarin terlambat dilaksanakan, karena dilakukan pendataan dahulu. Hari Rabu ini, (kemarin,red) minyak sudah bisa dibongkar dan disalurkan,” jelasnya.

Iklan

Dalam penyalurannya, wabup menyebut PT. Soraya Inti Gemilang memiliki dua mobil tangki dengan masing-masing berkapasitas 8 ton, sehingga jumlah minyak yang diangkut dalam sekali jalan sebanyak 16 ton dari 250 ribu ton minyak yang diangkut kapal Tanker Pangrango. Adapun, tujuan dari didatangkannya minyak sebanyak ratusan ribu minyak yang diangkut dari Bau-Bau Sulawesi Selatan itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai bentuk keprihatinan pemerintah yang melihat seringnya terjadi kekosongan solar dalam SPBU. Kalaupun ada, katanya, sering sekali yang terlihat banyak jeriken yang mengantre.

Untuk itu, ia mengimbau kepada PD. Agro Selaparang melakukan inventarisasi semua penguasaha-pengusaha yang memakai solar, terutama yang bentuknya pengusaha industri seperti tambak-tambak dan sebagainya. Bahkan, katanya, dari hasil inventaris sementara di Lotim sampai dengan 5000 KL. Ini sangat besar karena 5000 KL sama dengan 5000 ton.  (yon)