Kapal Cepat Tano – Kayangan Diresmikan, Transportasi KSB Kian Lengkap

Bupati HW. Musyafirin didampingi ketua DPRD KSB Kaharuddin Umar mengecek kokpit kapal cepat KM Tenggara Satu KSB Ekspress sebelum menjalani pelayaran perdananya.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Armada kapal cepat yang dikelola oleh Perusda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan mitra bisnisnya, PT Surya Samudra Jaya Perkasa (SJJP) resmi beroperasi. Kamis, 9 September 2021, Bupati KSB, H. W. Musyafirin meresmikan pengoperasian kapal rute pelayaran Poto Tano – Kayangan tersebut bersamanaan dengan pengoperasian dermaga F-Three (F3) yang terletak di desa Poto Tano.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa resmikan pelayaran perdana kapal cepat KM Tenggara Satu KSB Ekspress sekaligus pemanfaatan dermaga F3 sebagai basenya (dermaga sandar) di KSB,” kata bupati mengawali sambutannya.

Iklan

Bupati menyatakan, dibukanya rute pelayaran kapal cepat Tano – Kayangan ini menunjukkan semakin lengkapnya pilihan moda transportasi dari dan menuju KSB. “Kita sudah punya akses kapal roro (ferry) sekarang ada tambah satu lagi akses ke sini (KSB) yakni kapal cepat,” timpalnya.

Menurutnya, keberadaan kapal cepat yang melayani rute Tano – Kayangan ini menjadi solusi memangkas waktu perjalanan laut antara pulau Lombok dan Sumbawa. Yang memang kata bupati banyak dikeluhkan, tidak saja oleh masyarakat tetapi juga bagi investor dan wisatawan. “Kapal cepat ini akan mendukung pertumbuhan pariwisata dan tentunya investasi kita,” klaimnya.

Bupati menyatakan, akses transportasi menjadi salah satu hal vital untuk mengembangkan sebuah daerah. Dan Pemda KSB sangat menyadari hal tersebut. Karena itu lanjut orang nomor satu KSB ini, Pemda KSB beberapa tahun belakangan mulai fokus membuka akses tersebut tidak saja memanfaatkan moda transportasi laut namun juga akses udara. “Sekarang kita sedang inisiasi kehadiran bandara di desa Kiantar. Itu juga tujuannya untuk memperluas akses konektifitas kita,” timpalnya seraya menambahkan progres rencana pembangunan bandara tersebut berjalan lancar.

“Tanah yang dibutuhkan untuk bandara semuanya sudah tuntas. Dalam waktu tidak terlalu lama lagi desain dan DED-nya juga segera diselesaikan,” sambung bupati.

Selanjutnya bupati mengingatkan, kecamatan Poto Tano adalah wilayah paling beruntung. Sebab seluruh akses transportasi baik yang telah ada maupun sedang disiapkan berada di wilayahnya. Sebab itu Poto Tano layak disebut sebagai gerbang KSB dan gerbang pulau Sumbawa dari arah barat. “Masyarakat Tano harus bisa menjaga kepercayaan itu. Mendukung semua akses transportasi yang sudah ada maupun yang akan dibangun ke depan,” cetusnya.

Usai memberi sambutan, bupati berkesempatan menjajal pelayaran perdana KM Tenggara Satu KSB Ekspress. Bersama jajaran Forkopimda, bupati melakukan pelayaran bolak balik Tano – Kayangan yang hanya memakan waktu sekitar 40 menit dalam sekali perjalanan. (bug)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional