Kantor Dikes Bima Jadi Klaster Baru, Penyebaran Covid-19 Sudah Transmisi Lokal

Rifai. (Suara NTB/Dok)

Bima (Suara NTB) – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Bima meningkat. Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 daerah setempat pada Minggu (25/10), jumlah yang terkonfirmasi ada 144 orang, masih diisolasi 64 orang, sembuh 75 orang dan yang meninggal dunia 5 orang.

Dari ratusan pasien yang terpapar tersebut, sebanyak 14 orang diantaranya berasal dari klaster Kantor Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima yang kini sudah transmisi lokal penularan Covid-19.

Iklan

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bima, Rifaid S. Sos M.AP mengaku Kantor Dikes dijadikan klaster setelah Kepala Dinas, dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada Bulan September lalu. Dari klaster itu ada 14 orang yang terpapar corona,  Bahkan seorang diantaranya meninggal dunia, belum lama ini.

“Kantor Dikes Kabupaten Bima menjadi klaster penyebaran Covid-19 yang sudah transmisi lokal. Dari klaster ini ada 14 orang yang terpapar,” katanya kepada Suara NTB akhir pekan kemarin.

Untuk mengantisipasi penularan, Rifaid mengatakan pihak Tim Satgas Covid-19 terus bekerja melakukan pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti rutin menggunakan masker, menjaga kebersihan dan menjaga jaga jarak (3M).

“Antisipasi dan mencegah tingkat penularannya kita terus meningkatkan gerakan 3M,” katanya.

Selain itu, lanjutnya juga terus menegakkan aturan yang ada seperti, Instruksi Presiden (Inpres) nomor 7 tahun 2020 tentang disiplin Covid-19. Kemudian penegakkan  Peraturan Daerah (Perda) Provinsi NTB nomor 6 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menular.

“Serta penegakkan Peraturan Bupati (Perbup) Bima nomor 37 tahun 2020 tentang penerapan disiplin Covid-19,” pungkasnya. (uki)