Kantor Bank NTB Syariah Cakranegara Diresmikan, Minimalis, Modern dan Nyaman untuk Pelayanan Prima Perbankan

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo dan jajaran foto bersama saat peresmian kantor baru Bank NTB Syariah Mataram Cakranegara. (Suara NTB/ist)   

Mataram (Suara NTB) – Kantor Bank NTB Syariah Cabang Pembantu Mataram Cakranegera diresmikan, Kamis, 8 April 2021. Peresmian dilakukan dengan tausiah dan doa bersama keluarga besar Bank NTB Syariah. Dari mantan pendiri, pensiunan, komisaris dan direksi. Serta jajaran.

Peresmian berlangsung khidmat, di gedung baru yang sudah dibangun lebih modern, minimalis. Gedung ini  diyakini akan nyaman dalam pelayanan perbankan kepada masyarakat (nasabah). Peresmian Kantor Bank NTB Syariah Mataram Cakranegara ini dilakukan oleh Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo, sekaligus dirangkai dengan pengoperasian tiga unit kendaraan untuk layanan mobile Bank NTB Syariah.

Iklan

“Insya Allah, Senin (12 April 2021) sudah mulai melayani masyarakat di sini,’’ ujar H. Kukuh.

Kantor Bank NTB Syariah Mataram Cakranegara dengan tampilan baru

Sejak berkonversi dari Bank NTB konvensional ke Bank NTB Syariah penuh pada 2018 lalu, pembenahan dilakukan besar-besaran. Kantor-kantor layanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB ini dibarukan, dimodernkan. Hal ini dimaksudkan agar pelayanan Bank NTB Syariah menyamai bank-bank nasional lainnya.

Tahun 2021 ini akan ada 21 gedung pelayanan bank akan direvitalisasi. Konsep gedung kantor di seluruh NTB disamakan. Hingga akhir tahun ini, 50 kantor yang tersebar di NTB pelayanannya sama, nyaman dan prima. Termasuk kantor utama di samping Islamic Center yang rencananya akan rampung pembangunannya tahun ini juga.

Selain revitalisasi gedung, perbaikan juga dilakukan dari sisi teknologi. H. Kukuh memastikan, teknologi dan layanan Bank NTB Syariah tidak kalah dengan perbankan nasional. dari sisi SDM, kebijakannya juga tidak mentoleransi SDM-SDM yang tidak profesional.

‘’Kita akan dikenal sebagai perbankan memberikan pelayanan dan kenyamanan. Harapan kita, Bank NTB Syariah akan menjadi bank kebanggaan masyarakat NTB,’’ imbuhnya.

Dari sisi asset, pertumbuhan Bank NTB Syariah melejit. Saat ini nilai asetnya sudah dua digit. Lebih dari Rp10 triliun. Sejak berkonversi menjadi Bank NTB Syariah tahun 2018 lalu, pertumbuhan asetnya sebesar Rp3 triliun lebih. Dari yang sebelumnya semasih konvensional, untuk mencapai pertumbuhan asset sebesar Rp3 triliun, dibutuhkan waktu lima tahun.

PR (Pekerjaan Rumah) yang sedang dikejar saat ini adalah pemenuhan modal inti bank sebesar Rp3 triliun. Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). Saat ini modal inti yang dikelola bank sebesar Rp1,37 triliun. Berdasarkan hasil kajian OJK, kinerja Bank NTB Syariah berada diatas rata-rata perbankan nasional dan bank-bank daerah lainnya di Indonesia.

“Ke depan kita bisa jadi bank regional dengan performance terbaik,” ujarnya.

H. Kukuh juga menegaskan, Bank NTB Syariah sudah bertransformasi. Dari sebelum-sebelumnya adalah bank yang dikenal sebagai bank ASN (PNS). Kini tidak lagi. Bank ini sudah hadir untuk seluruh lapisan masyarakat. Layanan perbankan dan produk-produk perbankan yang disiapkan untuk kepentingan seluruh masyarakat.

Juga disinggung soal Bank NTB Syariah yang belakangan disebut-sebut diduga diselewengkan dananya oleh oknum pegawai, semata-mata hal itu karena perbaikan manajemen dan sistem yang sudah diterapkan oleh bank.

“Semuanya untuk perbaikan. Dan untuk memastikan setiap proses sudah berjalan dengan baik,” jelas H. Kukuh.

Insan Bank NTB Syariah, menurutnya siap memberikan yang terbaik kepada masyarakat NTB yang terbaik kepada Provinsi NTB. dan tekadnya tetap, menjadi bank kebanggaan Bumi Gora.(bul)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional