Kantongi Sabu, Pengedar Asal Pekat Dibekuk Polisi

JN (30) terduga pengedar sabu asal Pekat, saat diamankan di Mapolres Dompu, Rabu, 23 Desember 2020.(Suara NTB/Polres Dompu)

Dompu (Suara NTB) – Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu, kembali mengungkap jaringan pengedar gelap sabu. Kali ini, menjerat JN (30) pria asal Desa Kandidi Kecamatan Pekat. Dalam penguasaannya polisi menyita 1 gram sabu, berikut lembar bukti transaksi barang haram tersebut.

Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 23 Desember 2020 menyampaikan, tertangkapnya salah seorang pengedar sabu ini buah kecurigaan polisi sewaktu mendapatinya melintas seorang diri saat larut malam.

Kecurigaan itu kemudian disikapi anggota dengan mencegat yang bersangkutan, tepatnya depan Kantor Desa Karombo pada Selasa 22 Desember Pukul 00.30 dini hari. “Anggota memberhentikan JN lalu memanggil warga sekitar untuk menyaksikan proses penggeledahan,” terangnya.

Dalam proses pembuktian JN menguasai barang melanggar hukum, membuahkan hasil. Di mana pada saku kiri celana yang dikenakan terdapat bukusan rokok berisi gulungan sabu seberat 1 gram.

Selain bukti tersebut, temuan lain yang diduga memiliki kaitan erat dengan aktifitas transaksi dan penggunaan sabu turut disita polisi, seperti misalnya 2 buah korek api, selembar bukti transaksi, 1 unit sepeda motor dan uang tunai Rp79 ribu. “Hasil penggeledahan, polisi menemukan sabu dan bukti lain yang memiliki kaitan erat dengan penyalahgunaan barang haram tersebut,” jelasnya.

Berbekal temuan barang bukti yang ada, lanjut Hujaifah, Tim Opsnal Satresnarkoba langsung menggiring yang bersangkutan ke mapolres untuk proses hukum, termasuk mengungkap jaringan pengguna dan pengedar lain di wilayah ini. “JN dan barang bukti sekarang dalam proses pengamanan di polres untuk proses hokum lebih lanjut,” pungkasnya. (jun)