Kampung KB Dusun Pulur Harus Bangkit

Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs. H. Lalu Makrifudin memberikan sambutan

Selong (Suara NTB) – Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs. H. Lalu Makrifudin, mengajak kampung KB di Dusun Pulur Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia untuk bangkit setelah diguncang bencana gempa beberapa waktu lalu. Selain bangkit, kampung KB di desa ini juga diharapkan menjadi percontohan bagi kampung KB yang lain sehingga dapat menjadi kampung KB yang luar biasa.

 

Iklan

Makrifudin mengatakan, kehadirannya di Dusun Pulur Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia untuk melihat perkembangan kampung KB yang sudah didirikan. Ia berpandangan sampai saat ini masyarakat di kampung KB di sana tetap semangat meski sedang menghadapi bencana. Ia berharap meski terjadi gempa, harus tetap semangat dan semua program tetap jalan termasuk kampung KB.

 

Di samping itu, meski berada di tengah terpaan bencana, alat kontrasepsi tetap didistribusikan ke wilayah ini. Artinya kebutuhan masyarakat akan alat kontrasepsi tetap berlanjut. Ia salut terkait tetap aktifnya kampung KB di Dusun Pulur ini. Maka dari itu, kedepan ia berharap laporan yang disampaikan terkait program dan perkembanga kampung KB dilakukan secara online. “Kita serahkan sebuah laptop untuk mendukung laporan yang disampaikan kampung KB secara online,”ujarnya.

 

Di hadapan penyuluh dan ratusan kampung KB, Makrifudin menyebutkan yang dihadapi saat ini masih banyaknya bayi yang mengalami stunting, gizi buruk, otak tidak cerdas dan pendek. Sehingga ia berharap persoalan itu harus dilawan. Persoalan itu harus dilawan, karena kedepan anak-anak saat ini akan menjadi pemimpin masa depan.

 

“Maka dari itu, anak-anak harus dibebaskan dari stunting. Dibebaskan dari usia pernikahan muda. Apabila dibebaskan dari pernikahan usia muda, kampung KB beserta masyarakatnya menjadi kampung yang maju dan sejahtera. Kampung KB Dusun Pulur harus bangkit dan luar biasa,” harapnya.

 

Ketua Panitia Program Kampung KB, Samsul Anam, MPH, mengungkapkan tujuan dibentuknya Kampung KB untuk memperkuat desa-desa dari pinggiran dan merupakan program dari Presiden. Di Dusun Pulur Kampung KB berjalan dengan baik. Melalui kampung KB diharapkan sumberdaya manusia dibangun dan diharapkan menjadi masyarakat yang disiplin dan menjadi etos kerja sehingga masyarakat lebih sejahtera.

 

Kegiatan sosialisasi dilakukan supaya masyarakat di Dusun Pulur memahami dan berpartisipasi aktif terhadap segala kegiatan di Kampung KB. Pokja kampung KB memahami kerjanya, dan melakukan koordinasi dengan lintas sektor.

 

Direktur Lini Lapangan BKKBN Pusat, Drs. Wahidin, MKes, mengharapkan kepada masyarakat di Dusun Pulur Desa Labuhan Pandan supaya tetap semangat. Mengharapkan Kampung KB di dusun tersebut untuk satu atau dua tahun kedepan dapat lebih baik dan bangkit.

 

Dalam kampung KB, yang dilaksanakan yakni 8 fungsi, di antaranya fungsi agama kampung KB religius sehinga kampung KB berjalan dengan baik, madrasah, pengajian, fungsi budaya ia menjelaskan bahwa usia menikah untuk perempuan 21 tahun dan 25 tahun bagi laki-laki. Fungsi cinta, kasih dan sayang, fungsi reproduksi dan fungsi ekonomi.

 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Ermalena, mengapresiasi masyarakat di Dusun Pulur Desa Labuan Pandan yang hebat dan terus melakukan perubahan untuk terus bangkit dengan melupakan bencana dan maju kedepan, bergerak untuk menjadi lebih baik.

 

Selain fungsi keluarga, harus ada fungsi di luar keluarga dan fungsi kampung KB. Ia berharap laptop yang diberikan dapat dimanfaatkan karena memang merupakan suatu kebutuhan di era globalisasi saat ini. Kampung KB merupakan sesuatu yang sangat luar biasa. Yang dapat menjadi contoh dan tauladan bagi Lotim dan NTB. Kampung KB diharapkan memiliki inovasi dari berbagai sumber. “Jadi 8 fungsi keluarga itu harus difahami dan dilaksanakan.

 

Sementara, Kades Labuan Panda, Sahnam, mendukung dan menyambut baik program kampung KB yang dicanangkan oleh BKKBN NTB bersama mitra kerja. Untuk itu, ia berharap kepada kampung KB untuk melengkapi sarana prasarananya dengan meminta dukungan kepada pemerintah. “Kita bangga di desa ini dibentuk Kampung kB,” akunya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut para penyuluh KB di Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia, Camat, Kapolsek, serta ratusan masyarakat Desa Labuan Pandan. Kegiatan yang berlangsung di pinggir pantai Dusun Pulur Desa Labuan Pandan ini dimeriahkan oleh kesenian tradisional desa setempat yakni Gendang Beleq. Pada kegiatan itu juga dilakukan pengundian kupon untuk mendapatkan hadih terhadap masyarakat. (yon/*)