Kamar Kecil di LIA Jadi Bahan Evaluasi PT. AP

Praya (Suara NTB) – Kamar kecil atau toilet menjadi salah satu bahan evaluasi bagi jajaran direksi PT. Angkasa Pura (I) untuk melakukan pembenahan di Lombok International Airport (LIA). Pembenahan ini merupakan bagian dari penataan ulang terhadap masterplan pengembangan LIA.

‘’Hal itu dilakukan untuk mengimbangi perkembangan LIA yang tercatat cukup pesat dalam dua tahun terakhir,’’ ungkap Direktur Utama PT. AP I, Danang S. Baskoro, kepada wartawan di kantor PT. AP I LIA, Kamis, 18 Mei 2017.

Iklan

Danang mengaku, dibandingkan dengan bandara-bandara lain di bawah PT. AP I, perkembangan yang dicatat LIA, termasuk yang tertinggi. Bahkan bisa dikatakan tertinggi di Indonesia. Dari sisi peningkatan jumlah penumpang yang mencapai 34 persen pada tahun 2016 ini.

“Catatan peningkatan penumpang sebesar ini, merupakan tertinggi di Indonesia. Karena bandara lain, rata-rata peningkatan penumpangnya hanya sekitar 5 persen saja. Tapi LIA mampu mencatat angka sampai 34 persen,” jelasnya.

Atas dasar pertimbangan itulah, manajemen PT. AP I memutuskan untuk mereview ulang master plan pengembangan LIA dengan mempercepat program-program pengembangan LIA sendiri dari rencana semula, sehingga mampu mengimbangi perkembangan yang ada. Jangan sampai, perkembangan yang begitu pesat yang dialami LIA tidak mampu diantisipasi.

 Misalnya, perluasan apron terminal tahun ini akan dilaksanakan, sehingga bisa menambah daya tampung sekitar 4 pesawat lagi. Kemudian, terminal sedang dirancang perluasannya, baik untuk terminal penerbangan domestik maupun internasional. Dengan begitu, daya tampung terminal bisa lebih banyak lagi dari yang ada sekarang ini.

‘’Tidak hanya itu, dari sisi fasilitas penujang diterminal penumpang juga terus dilakukan pembenahan. Mulai dari toilet hingga fasilitas penunjang lainnya. Agar kondisi fasilitas penunjang yang ada sesuai dengan standar internasional. Mengingat, LIA sendiri statusnya sudah bandara internasional,’’ terangnya.

Sementara General Manager PT. AP I Lia I Ngurah Ardita yang dikonfirmasi terkait keluhan penumpag atau calon penumpang terkait macetnya air di toilet beberapa waktu lalu, mengaku belum menerima laporan. Namun, ketika ada masalah pihaknya akan segera turun tangan. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here