Kakek dan Cucu Meninggal Tertimbun Longsor

Mataram (suarantb.com) – Bencana longsor kembali menelan korban. Tepatnya, Jumat kemarin, 12 Mei 2017 telah terjadi bencana tanah longsor yang mengakibatkan seorang kakek dan cucunya meninggal dunia. Korban bernama Amaq Nasri (70) dan Sulis (5) berasal dari Dusun Bangle Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading Lombok Timur.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Mohammad Rum menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika Amaq Nasri dan Sulis hendak mandi di sebuah pancuran. Tiba-tiba tanah sekitar pancuran tersebut longsor dan menimbun kakek dan cucu ini. Tanah berlumpur yang bercampur air diduga menjadi penyebab terjadinya longsor. Parahnya pohon kelapa yang juga tumbuh di atas pancuran tersapu longsor dan menimpa korban.

Iklan

Istri korban, Inaq Nasri sempat berteriak minta tolong kepada warga setelah mengetahui suami dan cucunya tertimbun longsor. Perkampungan dan tempat kejadian yang berjarak sekitar 300 meter membuat masyarakat tak segera mengetahui.

Beruntung, seorang warga, Amaq Niam mendengar teriakan istri korban langsung menuju lokasi. Warga pun berdatangan membantu evakuasi korban dan dibawa ke rumah duka. “Amaq Nasri meninggal di tempat dan cucunya sempat di bawa ke rumah sakit dan meninggal di rumah sakit,” ujar Rum.

Rum menambahkan, BPBD telah mendatangi lokasi dan membawa jenazah Amaq Nasri ke rumahnya. Sementara cucunya dibawa ke Puskesmas Montong Betok. “Kita juga koordinasi dengan pihak puskesmas untuk mendatangkan dokter untuk melakukan visum di rumah korban,” tambahnya. (ros)

  Arif, Kajati NTB yang Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here