Kakak Beradik di Kota Bima Kompak Edarkan Sabu

La (35) dan Ls (25) kakak beradik terduga pengedar sabu di Kelurahan Tanjung, saat diamankan di Mapolres Bima Kota, Minggu, 29 Agustus 2021.(Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Perendaran gelap narkotika di Kampung Anti Narkoba Kelurahan Tanjung Kota Bima, makin menjadi. Sabtu, 28 Agustus 2021 Pukul 15.00 Wita kemarin menyeret perempuan kakak beradik inisial La (35) dan Ls (25). Dari tangan pengedar ini polisi menyita belasan poket sabu dengan berat bruto 4,45 gram.

Kasat Narkoba Polres Bima Kota, Iptu Tamrin, S. Sos., kepada Suara NTB menyampaikan, terungkapnya peredaran gelap barang haram tersebut buah informasi warga, terkait maraknya transaksi sabu di kediaman La dan Ls, tepatnya RT 06 RW 02 Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat.

Iklan

Menyikapi informasi itu, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian dikerahkan untuk melakukan penyelidikan serta pendalaman informasi. “Mendapat informasi itu kami langsung perintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan,” terangnya.

Penyelikan yang dimulai siang kemarin tak memakan waktu lama. Di mana sekitar Pukul 15.00 Wita, tim berhasil mengamankan dua orang perempuan berstatus kakak adik.

Setelah menunjukkan surat perintah tugas, lanjut Tamrin, anggota kemudian memanggil Ketua RT dan warga untuk menyaksikan proses penggeledahan. Selain mendapati 2 plastik klip berisi sabu dalam genggaman La, tim menemukan 9 poket sabu yang diselipkan di bawab karpet tempatnya duduk. “Kemudian 2 poket lain ditemukan di atas seng,” ujarnya.

Disamping sabu polisi juga menemukan barang bukti lain yang menguatkan dugaan bahwa La dan Ls merupakan jaringan pengedar sabu di Kampung Anti Narkoba Kelurahan Tanjung. Di antaranya 3 lembar plastik klip, 2 buah sendok sabu, 1 buah buku tabungan, 2 buah Hp dan 2 buah tas warna hitam.

Berbekal temuan itu mereka langsung digiring ke mapolres untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk pengembangan guna mengungkap jaringan lain. “Saat ini kedua pelaku diamankan di polres untuk pemeriksaan, pengembangan kasus dan tes urine terhadap terduga pelaku,” pungkasnya. (jun)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional