Kafe di Mataram Harus Patuhi Jam Malam

Heri Wahyudi. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemberlakuan jam malam hingga kini belum dicabut. Aktivitas masyarakat terutama retail modern, kafe dan tempat lainnya di Mataram cenderung menjalankan aktivitas secara normal. Masyarakat yang melanggar aturan akan dibubarkan.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi menegaskan, selama Pemkot Mataram belum mencabut pembatasan jam malam, pemilik kafe, retail modern dan tempat usaha lainnya harus mematuhi aturan tersebut. Kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah sebagai upaya mencegah penularan virus corona. “Selama belum ada pencabutan pembatasan jam malam itu tetap berlaku,” kata Kapolresta ditemui usai rapat di Ruang Kenari Kantor Walikota Mataram, Kamis, 22 April 2021.

Iklan

Selama Ramadhan Polresta Mataram fokus pada patroli keamanan dan ketertiban. Personel secara bergiliran patroli menyisir titik yang berkumpul masyarakat mulai dari pukul 17.00 – 07.00 Wita. Kapolres menyebutkan, paling rawan adalah balap liar dan perang petasan. Pihaknya akan membubarkan apabila ditemukan kerumunan. “Kalau ada kerumunan kita bubarkan,” tegasnya.

Lalu bagaimana dengan kafe dan retail modern yang buka sampai 24 jam? Pihaknya kata Kapolres, sebatas mengingatkan kepada pemilik usaha. Penindakan terhadap pelanggaran perda menjadi kewenangan Satuan Polisi Pamong Praja dan instansi teknis lainnya. Pihaknya bisa saja membubarkan bilamana terjadi kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

Plt Kasat Pol PP Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menambahkan, selain pengawasan terhadap warung,lesehan, kafe dan rumah makan siap saji. Pihaknya juga fokus mengawasi aktivitas pemuda di sejumlah titik. Di antaranya, balap liar dan perang petasan. Laporan diterima bahwa perang petasan terjadi di Dasan Agung dan Kebon Sari. Perbatasan antara Bertais dan Gerimax. Anggotanya diminta mengintensifkan pengawasan usai shalat subuh. “Selesai shalat subuh itu biasanya rentan perang petasan. Kita juga terima laporan dari provinsi dan langsung kita tindaklanjuti,” terangnya.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat mematuhi surat edaran maupun imbauan dikeluarkan oleh Pemkot Mataram. Apalagi saat ini,pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga perlu mematuhi protokol kesehatan. (cem)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional