Kafe Catur; Wadah Pencarian Pemain Catur Andal

Bunyi bidak catur yang saling bertarung terdengar dari dalam sebuah kedai yang dinamakan Kafe Catur. Kafe ini terletak di pinggir jalan, di sebuah ruko kecil di daerah Karang Baru, Mataram. Kendati tempatnya kecil, namun kafe ini lahir dari sebuah mimpi besar pemiliknya.

Kafe ini baru dibuka sekitar dua bulan lalu. Menu makanan dan minuman yang dijajakan juga tak variatif. Interiornya sederhana, hanya ada deretan meja dan bangku panjang

Iklan

Pemilik Kafe Catur, H. Taufik membuka kafe ini berdasarkan kecintaannya pada catur. Selain itu, dorongan dari para atlet Percasi NTB dimana ia menjadi salah satu pengurusnya juga menjadi alasan dibukanya kafe ini.

“Banyak atlet catur NTB yang sering main di sini. Teman-teman atlet ini juga butuh ajang untuk tetap bermain. Supaya mereka tetap semangat bermain catur, sekaligus mengasah kemampuannya juga,” jelas Taufik.

Selain para atlet, kafe ini juga menjadi tempat berkumpulnya para pecinta catur. Dengan adanya kafe ini, ia juga berharap dapat menemukan bibit-bibit pemain catur yang andal.

“Saya berharap dengan adanya kafe ini, kami bisa menemukan bibit-bibit pemain catur andal. Saya merasa sedih, karena selama ini atlet-atlet catur NTB belum pernah lolos seleksi PON,” tambahnya.

Tentunya dengan harapan, nantinya mereka bisa mewakili NTB untuk ikut serta dalam pertandingan berskala nasional maupun internasional. Langkah yang akan ditempuhnya untuk mewujudkan mimpi itu adalah menyelenggarakan turnamen catur tiap pekan.

Turnamen diadakan setiap hari Minggu, dan pelaksanaannya mulai akhir pekan ini pada tanggal 17 Juli 2016. Laki-laki dan perempuan bisa ikut serta dalam turnamen ini, dengan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 20 ribu. Taufik berharap nantinya dari para juara turnamen catur ini bisa ditemukan bibit unggul baru di dunia percaturan NTB.

Bagi pengunjung yang tertarik untuk bermain catur disini, tarif yang dikenakan hanya Rp 5 ribu per orang. Durasi permainan tidak dibatasi, pengunjung bisa bermain sepuasnya sambil menikmati segelas kopi atau teh. (ros)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here