Kadin NTB Nilai Perizinan Lambat Jadi Penghambat Investasi Daerah

Mataram (suarantb.com) – Pengurusan perizinan menjadi hal utama yang memengaruhi investasi di daerah. Dalam hal ini, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTB, H. Lalu Herry Prihatin mengatakan bahwa pemerintah daerah perlu mengadakan suatu terobosan baru untuk mempermudah pengurusan perizinan.

Pemerintah pusat sendiri telah mengeluarkan kebijakan pengurusan perijinan sehari langsung jadi. Untuk itu, pemerintah daerah, baik Gubernur, Walikota atau Bupati perlu membuat terobosan untuk menyeimbangkan kebijakan tersebut. Terutama di bidang investasi, baik itu investasi langsung atau tidak langsung.

Iklan

Herry menilai, selama ini pertumbuhan di bidang investasi ini tidak mengalami perubahan. Menurutnya, pemerintah daerah tidak harus tinggal diam mengahdapi masalah seperti itu. Pemerintah harus gesit mengurus kelancaran investasi daerah, terutama daerah NTB yang dikenal dengan kekayaan sumber daya alam serta pertumbuhan perekonomian penduduknya. Dalam hal ini, pengurusan izin menjadi hal pendukung yang utama.

“Jika pemerintah pusat, Presiden perintahkan tiga hari untuk selesaikan perizinan, masa sampai tahunan masih membentuk tim ini, tim itu? Ah, terlalu banyak tim yang menghambat iklim investasi kita,” ungkapnya dalam diskusi yang digelar serangkaian dengan peluncuran Mingguan Ekbis NTB, di Hotel Golden Palace, Kamis, 11 Agustus 2016.

Ia mengatakan hanya satu dua pemerintah daerah yang berani mengadopsi kebijakan pemerintah pusat, menerapkan sistem sehari jadi dalam pengurusan perizinan. Namun masih banyak yang belum maksimal dalam penanganan pelayanan publik. Hal inilah yang menghambat investasi di daerah.

“Pemerintah daerah kita setiap hari sibuk, tidak pernah tidak sibuk. Tapi pelayanan publiknya hampir-hampir di bawah lima persen,” tandasnya. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here