Kades Geram, Empat Bulan Pupuk Subsidi Belum Disalurkan

Muhammad Suharto. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Kepala Desa (Kades) Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Muhammad Suharto S.Pd, mengaku geram lantaran kouta pupuk subsidi untuk petani di Desanya hingga kini belum disalurkan oleh pihak Distributor.

“Sudah empat Bulan jatah pupuk subsidi untuk petani Desa Sakuru belum juga  disalurkan oleh Distributor,” ungkapnya penuh kesal, kepada Suara NTB, Selasa, 31 Agustus 2021. Ia mengaku, dirinya bersama pengecer pupuk di Desa Sakuru sudah beberapa kali menghubungi pihak Distributor, mempertanyakan kendala penyaluran pupuk subsidi itu. Hanya saja, hingga saat ini belum ada jawaban.

Iklan

“Kami sudah berupaya menghubungi Distributor menanyakan kendala penyaluran pupuk subsidi ini. Tapi belum ada jawaban alias tidak ditanggapi,” ujarnya.

Karena belum jelas penyaluran, sedangkan pupuk sangat dibutuhkan, para petani di Desa Sakuru terpaksa menggunakan pupuk non subsidi, yang dibeli di pasar dengan harga yang sangat mahal. “Petani kita terpaksa menggunakan pupuk non subsidi untuk memupuk tanaman mereka, yang dibeli dengan kisaran Rp300 ribu persak,” katanya.

Suharto mengaku pupuk menjadi kebutuhan penting dan sangat utama bagi Desa Sakuru. Pasalnya kebanyakan warganya berprofesi sebagai petani, yakni petani padi, bawang merah, sayur-mayur hingga kedelai. “Petani di Desa Sakuru rata-rata menanam tiga kali setahun, yakni MH1, MH2 dan MH3. Sedangkan kebutuhan pupuk sekitar tujuh ton perMH,” ujarnya.

Jika kedepan pupuk subsidi belum juga disalurkan, Ia menegaskan pihaknya akan mendatangi Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperbun) dalam waktu dekat, untuk memanggil dan meminta penjelasan Distributor.

“Petani terus mendesak saya agar berkoordinasi dengan distributor. Hal ini sudah saya upayakan, tapi belum ditanggapi. Namun secepatnya saya akan mendatangi Disperbun, mudah-mudahan ada kejelasan,” pungkasnya. (uki)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional