TKW Asal Bima yang Terjebak Perang di Irak Tiba di Indonesia

Pose bersama TKW, Mardiana (tengah) saat dijemput anggota DPR RI, H. M. Syafrudin (kiri) di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Sabtu, 14 Desember 2019. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Masih ingat Mardiana, TKW asal Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang mengaku terjebak perang di Irak. Kini Ia dipulangkan dan tiba di Indonesia pada, Sabtu, 14 Desember 2019.

Alhamdulillah, Sabtu pagi kemarin saya tiba di Jakarta dari Bahgdad melalui Doha, Qatar Jumat kemarin, katanya via Whatsapp kepada Suara NTB, Minggu, 15 Desember 2019.

Baca juga:  Pekerja NTB Paling Diminati di Arab Saudi

Ia mengaku kepulangannya tersebut tidak terlepas dari peran media massa yang memberitakan aspirasinya yang ingin kembali ke Indonesia. Informasi itu, kata dia, sampai didengar oleh pihak-pihak terkait, salahsatunya Anggota DPR RI, H.  Syafrudin ST, MM.

“Saya bersyukur bisa kembali ke Indonesia. Ini semua tidak terlepas peran-peran medi dan anggota DPR RI, H. M. Syafrudin yang berkoordinasi dengan Kedubes Indonesia untuk Irak,” katanya.

Baca juga:  KSB Siapkan Regulasi Khusus Tangani Masalah TPPO

Seperti diberitakan Suara NTB TKW, asal Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Mardiana yang bekerja di Negara Irak, mengaku ingin pulang kembali ke Indonesia lantaran sudah tidak tahan dengan kondisi negara yang sedang berperang.

Awalnya dijanjikan oleh sponsor bekerja di negara Turki, namun ditempatkan ke Irak.  Mardiana berangkat dan sampai ke Negara Irak menggunakan visa turis, yang didapati dari seorang sponsor warga Kecamatan Sape. Sementara sponsor utamanya di negara Irak.

Baca juga:  Rumah Milik Pengirim TKW Dibakar, Seorang Warga Meninggal

Namun sampai di Irak Ia langsung disekap oleh manajernya. Selama satu tahun empat bulan menjadi TKW di negara di Irak sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang  sering berganti majikan. (uki)