Tuntut Perbaikan Jembatan Boro, Warga Hadang Anggota DPRD Bima

Pose bersama warga dengan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima usai negosiasi untuk membuka jalan yang dihadang, Minggu,  24 November 2019. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Puluhan warga menghadang sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima di jalan lintas Sanggar-Tambora atau tepatnya di jembatan rusak yang berada di Desa Boro Kecamatan Sanggar, Minggu,  24 November 2019 siang.

Aksi penghadangan yang dilakukan warga dengan menggunakan kayu tersebut lantaran jembatan Boro yang telah rusak selama empat tahun lalu akibat diterjang banjir bandang, hingga kini belum diperbaiki.

Selama ini, perbaikan jembatan tersebut hanya dijanjikan oleh Pemerintah. Bahkan perbaikan jembatan yang menghubungkan Desa Boro dan Piong itu direncanakan antara Bulan Mei dan Juni 2019.

Anggota DPRD Kabupaten Bima, Rafidin S.Sos membenarkan aksi penghadangan tersebut. Ia bersama anggota DPRD, Edy Muklis yang baru pulang dari Kecamatan Tambora, tiba-tiba dihadang di jembatan Boro. “Mobil dinas Sekwan yang kami tumpangi tidak bisa jalan karena dihadang oleh warga,” katanya.

Menurut Politisi PAN ini aksi yang dilakukan warga itu kesal karena jembatan Boro yang rusak empat tahun lalu belum diperbaiki. Karena sejak jembatan rusak warga setempat banyak menjadi korban kecelakaan.

“Warga meminta agar jembatan ini diperbaiki, supaya tidak ada lagi jatuh korban. Perbaikan jembatan ini dijanjikan diperbaiki Bulan April dan Mei kemarin, tapi  sampai sekarang belum ada realisasi,” katanya.

Saat aksi tersebut lanjutnya, Edy memberikan keyakinan kepada warga bahwa anggaran perbaikan jembatan tersebut akan diupayakan masuk dalam pembahasan RAPBD 2020 mendatang.

Menurutnya, kebijakan anggaran akan diprioritaskan agar diarahkan untuk memperbaiki jembatan tersebut. Pihak legislatif juga dan akan memperjuangkan dan mendorong Eksekutif agar memasukan ke dalam APBD 2020 mendatang.

“Usai negosiasi dan memberikan keyakinan kepada warga agar jembatan diperbaiki. Setelah itu jalan yang dihadang kembali dibuka,” pungkasnya. (uki)