Anggota Polres Bima Dipecat

Kapolres Bima, Bagus S. Wibowo, memimpin upacara yang dirangkaikan acara PTDH seorang anggota Polisi yang lama meninggalkan tugas, di Mapolres setempat, Kamis,  17 Oktober 2019. (Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Seorang anggota Polres Bima berinisial IBS diberhentikan Tidak Dengan Hormat (PTDH). Pemberhentian anggota yang berpangkat Briptu itu karena lama meninggalkan tugas alias desersi.

Meski yang bersangkutan tidak hadir (in absentia), namun proses PTDH tetap dilakukan. PTDH terhadap Briptu IBS berdasarkan, Skep Kapolda NTB Nomor : Kep/413/IX/2019, tanggal 11 September 2019

Proses PTDH anggota yang bertugas di Polsek Parado itu, pada saat upacara bulanan yang dipimpin Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, S.IK, di Mapolres setempat, Kamis,  17 Oktober 2019  pagi.

Pada kesempatan itu, Bagus mengatakan, PTDH yang dilakukan sudah dipertimbangkan dengan matang berdasarkan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku “Meski sangat berat hati, tapi PTDH ini sudah melalui mekanisme yang berlaku. Sebagai pimpinan

tidak mengiginkannya. Tapi ini adalah sebuah keputusan pimpinan kita,” ujarnya.

Terkait keputusan pemberhentian itu, Ia mengaku sebelumnya telah bertemu dengan sejumlah pimpinan Polda NTB. Bahkan sejumlah pihak yang ditemui itu mendukung dan menyuport langkah tersebut. “Ini merupakan langkah yang tepat,” katanya.

Bagus menegaskan, sebagai anggota Polri semua memiliki dan bisa menuntut hak kepada Negara. Namun semua itu ada kewajiban yang harus dilakukan sebagai anggota Polri.

“Semua ada hak dan kewajiban yang dilakukan. Mari kita syukuri apa yang negara berikan,” katanya.

Selain itu, Bagus mengingatkan seluruh kesatuannya agar bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Tidak menyalahgunakan jabatan atau mencoreng nama baik institrusi Kepolisian. “Menjadi anggota Polri itu sangat susah dan sulit, karena ada banyak peserta yang bersaing,” pungkasnya. (uki)