Pawai Budaya Meriahkan Hari Jadi ke-379 Bima, Wabup Tunggang Kuda Pacuan

Wabup Bima, Dahlan M. Noer menunggang kuda pacuan dalam kegiatan pawai budaya meriahkan hari jadi ke-379 Bima, Kamis (4/7). (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Bima menggelar pawai budaya memeriahkan hari jadi ke-379  Bima, Kamis, 4 Juli 2019 siang. Pawai budaya yang diikuti perwakilan masyarakat 18 kecamatan se-Kabupaten Bima dan berbagai etnis nusantara itu berlangsung meriah.

Selain dari kalangan masyarakat dan perwakilan etnis. Pawai budaya juga diikuti oleh ASN, pegawai instansi vertikal, BUMN, TNI/Polri, Pelajar, Mahasiswa hingga Organisasi Mitra kerja Pemerintah Daerah.

Bahkan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer juga mengikuti pawai tersebut. Bupati terlihat menaiki benhur, sementara Wabup menunggang kuda pacuan.

Peserta pawai budaya dilepas secara resmi oleh Bupati, Start dari lapangan Talabiu Kecamatan Woha hingga finish di Kantor Bupati Bima. Tiba di finish para peserta disambut kembali oleh Bupati Bima, Wakil Bupati, FKPD dan sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Peserta dari kalangan kalangan laki-laki menggunakan seremba tembe. Sementara kaum perempuan memakai rimpu. Sepanjang perjalanan peserta juga menampilkan atraksi kesenian dan budaya lokal

Tidak hanya itu, atraksi kesenian dan budaya etnis paguyuban nusantara, seperti Lombok, Bali, Jawa, dan Sulawesi juga ditampilkan dalam pawai tersebut. Hal itu praktis memberikan hiburan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima, Drs. Dahlan mengaku, pawai budaya dalam menyambut hari jadi Bima tahun 2019 ini, lebih meriah ketimbang tahun sebelumnya.

Pasalnya tahun ini, panitia mengikutsertakan kendaraan hias dan atraksi seni budaya serta potensi lain dari masing-masing wilayah maupun sektor yang ada di Kabupaten Bima.

“Misalnya barisan berkuda benhur. Hal ini tidak pernah ada tahun sebelumnya,” katanya.

Tidak hanya itu, dalam memeriahkan pawai budaya tahun ini dan sepanjang ruas jalan lebih kurang 3 kilometer para peserta menampilkan sejumlah atraksi yang menjadi ciri khas rombongan masing-masing.

“Adat jawa dengan cirri khasnya begitupun dengan Lombok. Semua berbaur dalam pawai budaya ini,” pungkasnya.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE mengatakan, pawai budaya merupakan salahsatu kegiatan dalam memeriahkan dan mengenang makna hari jadi ke-379 Bima, yang jatuh pada tanggal 5 Juli 2019.

“Peringatan hari jadi Bima ini sengaja dikenang kembali setiap tahunnya untuk mengenang para pejuangan yang dilakukan oleh para pendahulu,” katanya.

Ia berharap pawai budaya terus dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk mempertahankan budaya, mempererat persaudaraan dan silaturahim untuk menuju Kabupaten Bima yang maju dan sejahtera. (uki)