H Gazali Jadi Penantang Serius Bupati Dinda

H Gazali Ama La Nora saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan mahasiswa Bima di Kelurahan Pagutan Timur, Mataram. (ars)

Mataram (Suara NTB) – Dr. H. Gazali menyatakan keseriusannya maju pada Pilkada Kabupaten Bima 2020 mendatang. Jika Hj. Dinda Damayanti Putri memastikan jadi petahana, maka H. Gezo, sapaan pemilik nama lengkap H. Gazali Ama La Nora ini akan jadi penantang serius.

Kesiapan maju dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bima itu disampaikan Gezo saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat hingga mahasiswa asal Donggo, Bima, di Kelurahan Pagutan Timur, Kota Mataram Kamis, 9 Mei 2019.

Keputusannya maju itu diakui mengejutkan banyak pihak. Banyak pertanyaan soal popularitasnya yang sebagian meragukan, bahkan sampai urusan partai yang akan jadi kendaraannya. Bagi dosen Universitas Mercubuana Jakarta ini tidak jadi soal.

“Ini justru jadi motivasi bagi saya. Tapi toh banyak pihak yang memberi dukungan penuh nawaitu saya ini,” ujarnya.

Ia mengaku sudah siap dengan segala risiko politik, menang atau pun kalah.

Sejak mendeklarasikan keinginannya itu, diakui beragam reaksi dari banyak pihak. Banyak yang apresiasi dan memberikan dukungan penuh. Bahkan tujuh tokoh politik langsung mendatanginya menawarkan diri. “Ada yang menawarkan jadi Wakil, ada yang menyarankan saya menjadi Wakil Bupati. Jadi beragam penyampaiannya. Nah, soal itu, nanti kita lihat. Politik ini kan dinamis,” ujarnya.

Pengalamannya di Jakarta menjadi akademisi, politisi, bahkan jurnalis sejak tahun 1983, jadi modalnya memaksimalkan jaringan yang ada. “Modal saya integritas, keberanian, networking dan tekad. Saya kalau sudah menyatakan maju, maka pantang bagi sy mundur,” ujarnya.

Pria kelahiran Donggo Kabupaten Bima ini mengaku banyak belajar tentang hikmah sebuah kompetisi. “Khalifah Ali Bin Abi Thalib mengatakan, Qolu Innalillahi Wainnailaihi Raaji’uun ketika terpilih menjadi pemimpin. Satu sisi itu musibah, satu itu amanah yang harus dijalankan,” ujarnya.

Soal terpilih atau tidak, ia menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan Allah SWT. Terpenting ada ikhtiar yang lebih spartan.

Energi sudah disiapkannya untuk safari ke kecamatan sampai ke tingkat desa. Sementara pemetaan basis dukungan awal mulai dari tempat kelahirannya Donggo dan Soromandi. Di wilayah Bima lainnya seperti Lambitu, Minta Parado. Di bagian timur Wera, Ambalawi sampai Lambu. (ars)