Terduga Perusak Mobil Dinas Pengangkut Kafilah MTQ KLU Ditangkap

Bima (Suara NTB) – Jajaran Sat Reskrim Polres Bima, berhasil mengungkap kasus pengrusakan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Bima yang mengangkut para kafilah MTQ, asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), belum lama ini.

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Bima, AKP. Dhafiq Siddiq S.Ik, Jumat, 3 November 2017, mengaku, terkait kasus perusakan tersebut, pihaknya mengamankan oknum F alias T (28) warga Gilipanda Kelurahan Sarae Kota Bima.

Lebih jauh Kasat Reskrim mengatakan, oknum F ditangkap karena diduga sebagai perusak mobil tersebut. Oknum F lanjutnya, ditangkap di sebuah rumah di wilayah desa Soki Kecamatan Belo tanpa perlawanan, Rabu, 1 November 2017. “Penangkapan okmum  F ini saya sendiri yang memimpinnya,” katanya.

Dhafiq menjelaskan, pihaknya menangkap F, menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang juga merupakan supir mobil yang mengangkut kafilah MTQ yang hendak mengikuti lomba di kampus STKIP Taman Siswa Bima.

“Oknum F saat itu melakukan perusakan dengan menginjak kap mobil serta melakukan pelemparan,” katanya.

Dia menegaskan, kasus tersebut tidak terhenti sampai pada oknum F. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan serta pengembangan, yang ada kemungkinan ada peran oknum lain. “Saat

ini F masih diamankan untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Suara NTB sebelumnya, mobil plat merah milik pemerintah Kabupaten Bima, diduga dirusak oleh sejumlah oknum mahasiswa di Kabupaten Bima. Parahnya lagi, mobil tersebut mengangkut sejumlah kafilah MTQ asal Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat, 27 Oktober 2017.

Informasi yang dihimpun Suara NTB, kejadian tersebut berlangsung di jalan raya negara lintas Bima-Sumbawa. Atau tepatnya berada di depan di Kampus STKIP Taman Siswa.

Sejumlah oknum mahasiswa yang menggunakan mobil bak terbuka yang diketahui baru saja pulang melakukan aksi unjuk rasa di wilayah Kota Bima. Tiba-tiba berhenti di depan kampus dan melakukan orasi.

Saat berlangsung orasi sebuah mobil dinas dari arah selatan yang dipakai oleh pejabat pada Bappeda Kabupaten Bima langsung diberhentikan. Kemudian diinjak kap mobil serta dilempar yang mengenai depan mobil.

Mobil yang dirusak tersebut rupanya mengangkut sejumlah peserta yang akan mengikuti mata lomba cerdas cermat diarena enam MTQ tingkat Provinsi NTB yang berlokasi di kampus STKIP Taman Siswa. Akibat dari insiden itu mobil rusak parah. Sementara peserta berhasil dievakuasi ke tempat aman. (uki)