Meriahnya Pembukaan MTQ Ke-27 di Bima

Bima (Suara NTB) – Ribuan warga Bima menyemut di sepanjang Jalan Garuda dari depan Kantor Camat Woha Kabupaten Bima hingga ke ujung cabang perempatan Talabiu Kecamatan Belo Bima, Kamis, 26 Oktober 2017.

Mereka antusias menyaksikan beragam corak busana adat khas daerah masing-masing kontingen dari seluruh kabupaten/kota se-NTB dalam memeriahkan pawai ta’aruf Musabaqal Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-27 Tingkat Provinsi NTB tahun 2017 yang dipusatkan di kantor baru Pemkab Bima di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pawai ta’aruf tersebut diikuti 519 orang dengan mengambil start  di Jalan Garuda, tepat di depan Kantor Camat Woha dan finish dipPerempatan Talabiu dekat Bandara Sultan M. Kaharuddin Bima.

Para peserta pawai ta’aruf terlihat tampil beda dari biasanya karena hampir semua mengenakan busana adat dari berbagai strata sosial, sehingga tampak indah dan  menyedot perhatian masyarakat.

Kontingen terbanyak dan terheboh adalah dari Kabupaten Lombok Tengah. Karena selain seluruh kontingennya mengenakan  beragam corak busana adat kebiasaan masyarakat Sasak di Lombok Tengah, juga kontingen dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupatinya yang menurunkan jumlah kontingen paling banyak

dibandingkan daerah lainnya.

Sebelumnya rangkaian kegiatan MTQ ke 27 Tingkat Provinsi NTB di Kabupaten Bima sudah diawali dengan malam Ta’aruf, di Parugana’e Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Rabu, 25 Oktober 2017.

Sekda NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, selaku Ketua LTPQ NTB berharap agar pelaksanaan MTQ ke 27 tingkat NTB bisa berjalan sukses dan mengandung nilai-nilai keberkahan. Tidak saja bagi masyarakat Kabupaten Bima, tetapi juga masyarakat NTB secara keseluruhan.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dalam sambutanya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah mempercayakan Kabupaten Bima sebagai penyelenggara kegiatan tersebut.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut menurut bupati, gema Tilawatil Quran akan senantiasa membawa keberkahan serta suasana religi yang begitu baik di tengah masyarakat. “Ini akan menerangi dan mencerahkan nilai kebaikan di Bumi Mbojo ini,’’ katanya.

Bupati berharap semoga dengan terselenggaranya MTQ ke 27 ini, Kabupaten Bima dapat menjadi daerah yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, MTQ ini dapat melahirkan qori’ qori’ah dan Hafiz Hafizah terbaik yang akan membawa harum daerah. (r)