Pembangunan Kantor Bupati Bima Terus Digenjot

Bima (Suara NTB) – Kantor Bupati Bima baru yang terletak di Desa Godo Kecamatan Woha terus digenjot untuk diselesaikan. Kantor yang dibangun mulai tahun 2014 ini, direncanakan akan ditempati secara resmi pada tahun 2017 mendatang.

“Kalau tidak ada kendala. Insya Allah tahun 2017 kantor Bupati bisa ditempati,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umun (DPU) Kabupaten Bima, Ir. Nggempo kepada Suara NTB, Kamis 21 Juli 2016.

Menurut dia, sejauh ini di area kawasan kantor Bupati tersebut terdapat beberapa instansi dan SKPD yang tuntas dibangun dan segera ditempati. Seperti Sat Pol PP, BPBD, Badan Ketahanan Pangan. Sementara Dinas Dikpora dan BKD pada proses pengerjaan yang kini mencapai 80 persen.

“Penataan taman dan penambahan aksesoris kantor Bupati dan sekitarnya seperti pemasangan listrik dan keramik lantai bangunan sudah mencapai 70 persen,” akunya.

Diakuinya, kendala yang dihadapi selama ini membangun kantor tersebut adalah minimnya ketersediaan anggaran. Mengingat masih banyak yang harus dikerjakan, seperti anggaran untuk pagar di sekitar kawasan kantor.

Sementara itu, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri mengaku hingga saat ini intens membuka dan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kememdagri) terkait bantuan untuk pembangunan kantor tersebut.

“Bantuan sedang dalam proses bertahap karena Kemendagri ingin melihat dahulu sudah berapa persen pembangunan yang dilaksanakan,” katanya.

Bupati menyakini, kantor Bupati tidak lama lagi akan segera ditempati. Mengingat ada sinyal yang baik dari pemerintah pusat untuk membantu menyelesaikan pembangunan kantor tersebut.

“Mudah-mudahan dengan segala keterbatasan. Kita berharap tahun depan (2017) sudah mulai ditempati. Walaupun tidak bisa di awal tahun, tapi paling tidak kita sudah bisa mulai bekerja di kantor yang baru,” katanya.

Selain terkait pembangunan kantor, Bupati menyebutkan bahwa tahun ini mendapat bantuan dari pemerintah pusat untuk infrastruktur sekitar Rp 100 miliar. Dana bantuan tersebut akan diarahkan untuk menyelesaikan infrastruktur jalan strategis, terutama yang memiliki akses ke potensi wisata.

“Dengan kami menyelesaikan infrastruktur ini, kami bisa mempromosikan potensi pariwisata yang ada di kabupaten bima, khususnya di wilayah bagian timur dan selatan,” pungkasnya. (uki)