Jurusan ‘Jenuh’ di SMK akan Dihapuskan

Mataram (suarantb.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB tengah melakukan pendataan jumlah jurusan ‘jenuh’ alias sepi peminat di NTB. Untuk kemudian akan dihapuskan atau diganti dengan jurusan baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala Dinas Dikbud NTB, H. M. Suruji menjelaskan akan ada perombakan jurusan. Agar tiap SMK memiliki fokus yang jelas mengenai arah pengembangan sesuai dengan bidang yang ditekuni.

Iklan

“Bidang keahliannya apa, program-programnya juga disesuaikan dengan itu. Dengan begitu, kita juga lebih mudah membangun sarana prasarananya termasuk peralatannya,” ucapnya Selasa, 14 Maret 2017.

Terkait penghapusan jurusan ini, data dari SMK se-NTB ditargetkan telah diperoleh secara keseluruhan April mendatang. Untuk kemudian dibuatkan draf untuk dibahas pada rapat pleno yang mengundang semua kepala sekolah, pengurus dewan pendidikan termasuk dewan komite.

“Supaya jangan nanti kebijakan yang dibuat melalui proses musyawarah yang terbuka,” ucapnya.

Melihat fakta angka pengangguran di NTB didominasi oleh lulusan SMK, Suruji menyatakan ke depannya SMK harus mencetak lulusan yang siap kerja dan menjadi tenaga kerja terampil. Bukan hanya sebatas melahirkan lulusan, yang justru menjadi pengangguran selepas lulus sekolah.

Suruji mencontohkan, SMK dengan jurusan administrasi perkantoran di suatu daerah tidak boleh menghasilkan lulusan lebih banyak dari jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dunia kerja.

“Jangan sampai di tempat itu jumlah lulusan lebih banyak dari pada jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Misalnya perusahaan yang ada butuh 40-60 orang, tetapi setiap tahun SMK nya mencetak 200-300 lulusan. Itu juga yang akan kita tata,” jelasnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here