Jumlah Terbatas, OTG Covid-19 di RS Pratama Mulai Rasakan Nyaman

RS Pratama Manggelewa yang menjadi tempat isolasi dan karantina 22 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Sebanyak 22 orang dari 23 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster Gowa Sulawesi Selatan diisolasi di RS Pratama Manggelewa. Jumlah yang terbatas membuat pasien ini semakin nyaman ketimbang sebelumnya harus dirawat hingga 6 orang per kamar.

Direktur RS Pratama Manggelewa, dr Husni Mubarak kepada Suara NTB, Minggu, 26 April 2020 mengungkapkan, saat ini pihaknya merawat 22 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai hasil Swab. Mereka semua masuk dalam klaster Gowa Sulawesi Selatan. Saat ini kondisinya baik dan tidak ada yang bergejala berat.

Iklan

“Cuman mereka mengeluh batuk ringan, tapi tidak semua. Cuman satu dua orang. Tidak bisa tidur, pegal-pegal badan. Tidak ada yang demam,” kata dr Husni.

Mereka ini, lanjut Husni, diberi obat sesuai keluhan dan vitamin. “Terapi anti virus rencananya dari Rumah Sakit Umum Dompu, masih dikoordinasikan dengan dr Wayan (spesialis penyakit dalam),” tambah Husni.

Sejak dipisahkannya antara yang terkonfirmasi positif dan negatif Covid-19, dikatakan Husni, suasana di RS Pratama semakin kondusif. Itu disebabkan banyaknya pasien yang harus ditampung di RS Pratama. Saat 55 orang ditampung RS Pratama, per kamarnya ada 5-6 orang. Walau kamar tidurnya besar-besar. Saat ini, per kamarnya dihuni oleh 2 orang pasien positif Covid-19. “Yang kemarin mungkin karena terlalu banyak,” jelasnya.

Sementara Sekretaris Tim Covid-19 Kabupaten Dompu, Jufri, ST, MSI dalam pernyataan persnya, Sabtu (25/4) kemarin mengungkapkan, dari 23 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, 22 orang dirawat di RS Pratama dan 1 orang dirawat di RSUD Dompu. Untuk mereka yang dinyatakan negatif dan sebelumnya juga diisolasi di RS Pratama, telah dipindahkan ke Gedung Sanggilo Desa Matua Dompu sebanyak 31 orang, serta 5 orang tenaga kesehatan dan keluarga pasien juga diisolasi di rumah dinas Sekda dan di kediaman pribadinya.

Jufri juga menkonfirmasi data yang dirilis sebelumnya yang menyebutkan pasien 122 berinisial AH (48), laki-laki warga Nowa Kecamatan Woja dan diperbiki menjadi AH (46), laki-laki warga Kandai Dua Kecamatan Woja. Pasien 127 berinisial A (36) laki-laki warga Kandai 1 Dompu dan diperbaiki menjadi warga Soriutu kecamatan Manggelewa.

Saat ini, tim Covid-19 Dompu sedang menunggu hasil swab terhadap 27 orang yang telah diambil swabnya. Mereka ini terdiri dari 18 orang klaster Gowa, 6 orang keluarga klaster Gowa, 1 perawat, 1 dokter, dan 1 pegawai bank. (ula)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional