Jumlah ODP di Kota Mataram Terus Bertambah

0
Artanto. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19) di kota Mataram bertambah menjadi 93 orang. Sedangkan untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Mataram berkurang. Dari delapan PDP yang dirawat di RSUD kota Mataram, tiga di antaranya dinyatakan negatif. Dan, lima di antaranya masih dalam pemantauan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Usman Hadi mengatakan, bertambahnya jumlah ODP di Mataram dikarenakan banyak warga Mataram yang sudah kembali dari rantauan di sejumlah daerah terjangkit Covid-19. Kata Usman, banyaknya warga Mataram yang sekolah maupun kerja di luar daerah endemi Covid-19 langsung masuk dalam ODP sekembali dari daerah tersebut.

IKLAN

Untuk PDP sendiri kata Usman, pada Jumat, 27 Maret 2020, sebanyak tiga orang yang dirawat di RSUD kota Mataram dinyatakan negatif Covid-19. “Nah kenapa ODP kita banyak, karena banyak warga kita di Mataram yang pulang kampung dari daerah endemi Covid-19,” katanya.

Dijelaskan Usman, untuk warga Mataram yang datang dari daerah endemi Covid-19 agar segera melapor kepada tim penanganan Covid-19 di Mataram. Sebab, beberap informasi yang diterima pihaknya, ada beberapa warga yang kembali dari daerah endemi Covid-19 belum melapor.

“Tolong sampikan kepada kami, yang pulang dari mana saja agar kami gampang melacak dan mengecek kondisinya,” pungkasnya.

“Khusus untuk dua warga yang pulang dari Arab Saudi kemarin, kita sudah periksa semua dan alhamdulillah kondisi kedua warga kita baik,” ungkap Usman. Untuk warga yang akan pulang pada Jumat sore, ada yang datang dari daerah Bangil. Kata dia, kepulangan warga tersebut sebisa mungkin agar melapor kepada tim penanganan Covid-19 di Mataram.

Dikatakan Usman, sejauh ini alat pelindung diri (APD) untuk paramedis yang menangani Covid-19 di Mataram masih kekurangan. Pihaknya akan mencoba mendatangkan APD dalam jumlah yang terbatas dan sederhana. “Kita memang sangat kekurangan APD di Mataram. Paling tidak kita akan coba mendatangkan APD yang paling sederhana saja nanti,” pungkasnya. (viq)