Jumlah Atlet Kempo di Pelatda akan Dipangkas

Cabor kempo mengusulkan delapan atlet lolos PON 2020. Tampak atlet kempo saat menjalani Pelatda di Padepokan Silat Mataram belum lama ini.(Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah atlet cabang olahraga kempo yang mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda)  persiapan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2020 bakal dipangkas. Pasalnya, jumlah atlet kempo NTB yang lolos PON hanya empat atlet, sementara Perkemi NTB mengusulkan delapan atlet masuk Pelatda PON 2020.

Informasi yang diterima Suara NTB, Jumat, 6 Maret 2020 kemarin bahwa Pengurus Besar (PB) Perkemi telah merilis sebanyak 117 atlet dari 23 provinsi yang dinyatakan lolos PON. Jumlah itu terdiri dari 62 putra dan 55 putri. Sementara jumlah atlet NTB yang lolos PON sebanyak empat atlet.

Iklan

Ketua Panitia Pelatda PON, H. Andy Hadianto yang dikonfirmasi Suara NTB terkait informasi lolosnya empat atlet kempo  tersebut juga sudah mengetahui kabar tersebut. Terkait dengan  informasi tersebut KONI NTB akan berkoordinasi dengan pengurus cabor kempo.

“Jumlah atlet kempo yang masuk Pelatda PON akan dikurangi menjadi atlet, karena  PB Perkemi merilis  empat atlet dari NTB yang lolos PON,” ucapnya.

Lanjutnya, meski sudah mendapatkan informasi terkait lolosnya empat atlet cabor kempo di PON 2020, namun KONI NTB masih akan koordinasi dengan Pengprov Perkemi NTB untuk segera mengurangi jumlah atlet yang ikut Pelatda PON.

Di tempat terpisah Ketua Perkemi NTB, Agus Suharian yang dikonfirmasi terkait pengurangan jumlah atlet kempo yang mengikuti PON 2020 membenarkan adanya informasi tersebut. Namun demikian  ditegaskannya informasi itu baru sebatas wacana pengurus,  pasalnya ia belum menerima SK resmi dari PB Perkemi.

 “Sebenarnya informasi sudah lama ada. Sebagian pengurus besar Perkemi pernah mengusulkan atlet peringkat satu sampai empat besar ikut PON 2020, namun sebagian pengurus juga ada yang mengusulkan atlet peringkat satu sampai lima besar lolos PON,” jelasnya.

Menurut Agus usulan pengurus untuk meloloskan atlet peringkat satu sampai peringkat empat besar di PON belum tentu bisa disetujui. Pasalnya  bila mengacu pada aturan pertandingan PON tahun 2016 bahwa atlet yang lolos PON adalah atlet peringkat satu sampai peringkat enam besar Pra-PON  untuk  kategori Embu (kerapian gerakan) dan atlet peringkat satu hingga peringkat delapan Pra-PON untuk randori (tarung).

Lanjutnya, bila pihaknya sudah menerima SK  dari  PB Perkemi terkait NTB hanya meloloskan empat atlet. Maka pihaknya akan segera mengurangi jumlah atletnya. (fan)