Jumat, Pemkab Targetkan Sembako Lotim Mulai Dibagi ke Masyarakat

Bantuan JPS Gemilang yang mulai didistribusikan ke masyarakat di Lotim. Tampak bansos JPS Gemilang di di Kantor Desa Danger Kecamatan Masbagik. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pemkab Lombok Timur (Lotim) saat ini tengah fokus menuntaskan data penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) sembako Lotim. Dari 70 ribu KK data awal penerima sembako Lotim, Selasa malam ditarget rampung, sehingga bantuan JPS dampak Covid-19 ini dapat dibagi ke masyarakat pada hari Jumat, 1 Mei 2020.

Koordinator Pelaksanaan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Lotim, Drs. HM. Juaini Taofik, MAP,  tidak menampik kondisi sama-sama sulit di tengah harapan masyarakat dan tekanan regulasi yang ada. Di mana regulasi menghendaki seluruh penerima JPS tidak boleh ganda dan harus dibuktikan dengan nomor Kartu Keluarga (KK).

Iklan

Sementara, katanya, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Dukcapil, terdapat sekitar 20 ribu lebih KK yang sudah jadi tapi belum dibagi ke warga selaku pemilik KK tersebut. Itupun dapat dipakai sebagai dasar dalam pemberian JPS ini.  “Sampai tadi sore, (kemarin, red) sudah ada 150 lebih desa yang sudah selesai by name by adress-nya untuk paket sembako Lotim,” terang Sekda Lotim ini.

Mengingat kontrak pengadaan sembako harus disegerakan, pemda melalui PD. Agro Selaparang terlebih dahulu memesan sejumlah 70 ribu paket berdasarkan data dari Dinas Dukcapil, tentu dengan pendekatan KK dan bukan perseorang warga.

Apabila dalam tahap pertama ini Pemkab belum dapat mengakomodir seluruh usulan dari masing-masing desa, karena adanya KK baru antara Januari hingga April maupun adanya KK yang belum terdaftar, maka Dukcapil akan segera menerbitkan nomor KK berdasarkan verifikasi faktual. Cukup nomor KK dan tidak mesti kartunya untuk menghindari kendala apabila ada keterbatasan blangko. “Terhadap KK tersebut dipastikan mendapatkan double di bulan Mei,” janjinya.

Di samping itu, pengadaan sembako yang dipastikan tidak bisa cepat, ada kemungkinan paket bulan April terpaksa didistribusi paling lambat memasuki bulan Mei, sehingga jaraknya tidak terlalu lama. Adapun dengan didistribusikannya sembako dengan nilai uang Rp250 ribu terdiri dari, beberapa item sembako seperti, beras 10 kg, gula pasir 1 kilogram, minyak 1 kilogram, telur 1 trai, garam beryodium empat bungkus dan air minum.

Pada bagian lain, untuk pembagian JPS Gemilang, sudah diterima oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Lotim berdasarkan data yang ada. Hanya saja, masyarakat baru menerima berupa beras 10 Kg dan telur 22 butir yang pengadaannya melalui Bulog. Sementara, sembako lainnya berupa minyak kayu putih, minyak goreng, sabun cair dan sabun batang dan beberapa item lainnya belum didistribusikan. (yon)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional