Joki Cilik Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Walikota Bima, M. Lutfi menyerahkan simbolis kartu jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Joki cilik, Selasa, 20 Oktober 2020.(Suara NTB/Ist)

Kota Bima (Suara NTB) – Joki kuda cilik di Kota Bima akhirnya mendapatkan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) . Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, menyerahkan simbolis kartu jaminan sosial terhadap sejumlah joki cilik, Selasa, 20 Oktober 2020.

Kepala Dinas DP3A Kota Bima, H. Ahmad S.Sos mengatakan jaminan sosial yang diberikan untuk memberikan perlindungan terhadap anak yang melakukan pekerjaan untuk mengembangkan bakat dan minat. Karena biasanya pekerjaan itu dilakukan semenjak anak usia dini.

Iklan

“Untuk melindunginya maka perlu ada perlindungan sosial. Pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga merupakan imbauan dari Menteri ketenagakerjaan tentang pentingnya keselamatan kerja,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, manfaat yang bisa didapat dengan adanya kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk joki cilik antara lain apabila anak mengalami kecelakaan ketika berlatih atau sedang melaksanakan even, bisa berobat menggunakan kartu itu dengan mendapat perawatan kelas 1.

“Kalau meninggal keluarga mendapat dana kematian sebanyak Rp42 juta dan rata-rata yang mendapat jaminan ini berumur mulai dari 6 sampai 15 tahun,” ujarnya.

Sementara Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi SE, mengapresiasi DP3A dan BPJS Ketenagakerjaan Bima yang telah berinisiatif memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk joki cilik di Kota Bima.

Menurut dia, pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan ini nantinya bisa bermanfaat untuk joki cilik. Untuk orangtua, bisa memantau pendidikan anak-anaknya. Jangan sampai joki cilik itu putus sekolah karena profesi joki hanya bersifat sementara.

“Jangan karena anaknya jadi joki cilik sekolahnya tidak diperhatikan, kalau bisa siang mereka latihan malamnya mereka belajar agar tidak tertinggal mata pelajarannya di sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Lutfi menambahkan pihaknya kedepan juga berencana akan mendirikan sekolah joki dan menyediakan beasiswa. Sekolah itu diharapkan bisa mengasah kemampuan dan bakat para joki cilik. (uki)