Jika Rumahkan Karyawan, Perusahaan Diimbau Melapor

H. Muslimin HMY.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Bagi setiap perusahaan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diimbau agar melaporkan diri jika membuat kebijakan merumahkan dan atau melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya karena imbas wabah Covid-19.

“Perusahaan jangan menutupi. Kalau memang akhirnya harus merumahkan atau mem-PHK karyawannya karena usahanya sedang lesu akibat virus corona. Laporkan ke kami,” tegas kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, H. Muslimin. HMY kepada Suara NTB.

Iklan

Menurut H. Muslimin, laporan perusahaan tersebut sangat penting. Sebab selain pemerintah harus mengetahui sejauh mana dunia usaha di daerah telah terkena imbas virus tersebut. Di sisi lain, data karyawan yang dirumahkan dan atau di PHK dibutuhkan juga dalam rangka menyiapkan paket bantuan sosial bagi mereka di tidak lagi bisa bekerja. “Yang paling penting data karyawannya. Kan (pemerintah) ada disiapkan paket bantuan sosial bagi karyawan yang terkena imbas Covid-19 juga,” timpalnya.

Ia menyatakan, ketertutupan perusahaan dalam mengambil kebijakan terkait karyawannya bisa membuat program jaring sosial yang disiapkan pemerintah tidak maksimal. Sebab data-data karyawan yang terkena imbas Covid-19 paling valid hanya bisa diperoleh dari perusahaan bersangkutan.

“Kalau tidak melapor sebenarnya kita tetap bisa mendapatkan datanya. Tapi kan butuh waktu. Beda kalau perusahaan yang langsung lapor. Kita bisa langsung tahu karyawan by name dan by adress yang akan dibantu,” urai mantan kepala Dinas Pertanian (Distan) KSB ini.

Sementara ini di Disnakertrans KSB sudah ada sejumlah perusahaan yang melaporkan diri mulai merumahkan karyawannya. Berdasarkan data dinas, setidaknya 3 perusahaan melaporkan. Terdiri dari 2 usaha perhotelan dan 1 usaha transportasi. Diungkapkan H. Muslimin, masing-masing perusahaan berbeda dalam menjalankan kebijakannya tersebut. Tergantung kesempatan antara perusahaan dengan tiap karyawannya. “Yang pengusaha transportasi laporannya merumahkan karyawan tanpa gaji karena memang semua armadanya tidak ada yang jalan. Nah kalau yang hotel, tetap memberi gaji tapi tidak sebesar gaji pokok normalnya (dipotong),” bebernya. (bug)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional