Jika Ditahan, Oknum ASN akan Diberhentikan Sementara

Bima (Suara NTB) – Wakil Bupati Bima, Drs, Dahlan. M. Noer, M.Pd, mengakui jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru bisa dibebaskan sementara apabila sudah resmi ditahan oleh pihak berwenang.

“Jika masih berstatus sebagai tersangka, mereka (ASN) masih bisa diberikan kesempatan untuk memegang jabatan,” kata Dahlan kepada Suara NTB, Kamis, 4 Mei 2017.

Iklan

Menurutnya, ASN yang dinonjobkan atau dibebaskan sementara, ketika sudah mulai dilakukan penahanan, karena ada regulasi yang mengaturnya. “Intinya kalau belum ditahan, ASN masih tetap bekerja seperti biasa,” terangnya.

Akan tetapi, menurut Dahlan, status tersangka yang melekat tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja mereka sebagai pelayan publik. Lebih-lebih ASN yang tersandung kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Jelas berdampak dan berpengaruh walaupun hanya berupa dugaan,” katanya.

Dahlan mengakui dan menyesalkan banyaknya ASN ruang lingkup Pemerintahan di Kabupaten Bima, yang tersandung kasus dugaan korupsi. Pemerintah daerah terus mendukung kinerja kepolisian dan kejaksaan untuk memerangi tindak pidana korupsi.

“Kami mendukung penuh tindakan aparat penegak hukum (APH) untuk memberikan efek jera bagi ASN yang kerap menyalahgunakan jabatan dan wewenang,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here