Jemput Warga untuk Divaksin, Polres Loteng Terjunkan Tim Patroli

Anggota tim patroli bermotor menjemput warga yang ada divaksin di Desa Pringgarata, Selasa, 21 September 2021. (Suara NTB/ist)

Aparat Polres Lombok Tengah (Loteng) menerjunkan tim patrolinya untuk melakukan penjemputan terhadap warga yang hendak divaksin Covid-19 di Desa Pringgarata Kecamatan Pringgarata, Selasa, 21 September 2021. Hal itu dilakukan, karena banyak warga yang tidak bisa divaksin lantaran terkendala transportasi. Adanya upaya tersebut, target percepatan vaksin Covid-19 di Loteng bisa tercapai.

POLRES Loteng menerjuNkan setidaknya 9 personel patroli sepeda motor untuk melakukan penjemputan terhadap warga yang hendak divaksin dengan target warga yang letak rumahnya jauh dari lokasi vaksin yang dipusatkan di kantor Desa Pringgarata. “Ada dua dusun yang warganya kita lakukan penjemputan,” sebut Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono, SH,SIK, MH, melalui Kapolsek Pringgarata, Iptu Derpin Hutabarat, SH.

Iklan

Masing-masing warga dusun Dasan Baru Jabon serta Dusun Kwang Jukut yang letaknya cukup jauh. Operasi penjemputan bagi warga yang hendak divaksin itu sendiri akan terus digelar, khususnya bagi warga yang mengalami kesulitan tranportasi. Jangan sampai karena persoalan tranportasi, warga tidak bisa divaksin.

“Ini juga bentuk pelayanan kita, aparat kepolisian kepada warga,” terang Derpin seraya menambahkan, sembari melakukan penjemputan polisi juga tetap memberikan sosialisiasi dan imbauan kepada warga lainnya untuk mau divaksin serta tetap menerapkan protokol Covid-19.

Sementara itu, di Mapolres Loteng, sebanyak 79 calon siswa Bintara dan Tamtama mendapat pelatihan khusus input data atau registrasi online untuk keperluan vaksinasi Covid-19. Pelatihan diberikan sebagai persiapan mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi yang saat ini tengah berlangsung di Loteng hingga tanggal 5 Oktober mendatang.

Nantinya para siswa calon Bintara dan Tamtama tersebut bakal diterjunkan dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19, jika butuh tambahan tenaga untuk input data maupun registrasi online peserta vaksinasi. Mengingat, vaksinasi saat ini tengah gencar-gencarnya dilakukan di semua wilayah Loteng.

“Untuk penugasannya nanti menungggu perintah Kapolres Loteng. Jika memang mendesak, sewaktu-waktu bisa tugasnya untuk membantu tm vaksinasi,” ujar Kabag SDM Polres Loteng, AKP Nuraini.

Aparat kepolisian bersama TNI dan Pemkab Loteng saat ini tengah melakukan semua upayakan untuk bisa mensukseskan program percepata vaksinasi di Loteng. Mengingat, target vaksinasi di Loteng cukup tinggi. Minimal harus bisa mencapai 70 dari jumlah penduduk atau sekitar 790 ribu jiwa sampai 15 hari ke depan. Sementara sejauh ini cakupan layanan vaksinasi di Loteng masih di angka 19 persen.

Vaksinasi juga dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Loteng. Pelaksanaan vaksinasi ditinjau langsung Kapolres Loteng AKBP Hery Indra  Cahyono, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan S.I.P,, didampingi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Loteng H. Zamroni Aziz, S.Hi., M.H.

 

Kepala Kemenag Loteng H. Zamroni Aziz yang didampingi Kepala Subbag Tata Usaha yang juga Koordinator Satgas Covid-19 Kemenag Loteng H.Hambali, M.H, memberikan apresiasi kepada keluarga besar madrasah yang ada di Loteng yang bekerja sama dengan Kodim 1620 dan Polres Loteng atas penyelnggaraan vaksin kepada siswa dan tenaga pendidik di madrasah.

Pihaknya memberikan apresiasi pada orang tua/wali siswa madrasah yang sangat merespon agar anaknya divaksin. Sebab sudah lebih dari 2 tahun proses pembelajaran tatap muka di madrasah tidak berlangsung. Kemungkinan hal ini yang mendorong bagi orang tua untuk melakukan vaksin kepada anaknya.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan oleh Ponpes,Majelis Ta’lim, madrasah negeri maupun swasta yang ada di Lombok Tengah , mulai dari penyediaan tempat yang sengaja di buat senyaman mungkin dengan ruang yang sejuk, ini tentu sedikit membuat para siswa yang divaksin merasa nyaman dan sedikit menghilangkan rasa trauma pasca divaksin,”  ujarnya.

Sementara itu Kepala MAN 1 Loteng L.Sahdi, M.Pd., melaporkan dari jumlah 840 siswa di MAN 1 Lombok Tengah, yang ikut divaksin  membawa surat pernyataan dari orang tua/wali dan didampingi oleh orang tua/wali siswa, jika mereka bersedia divaksin. (kir/ham)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional